Berita Terbaru
BAZNAS Jawa Barat Salurkan Program Berbagi Daging Hingga Pelosok dari Zakat Pengguna BRImo untuk Masyarakat Desa Ciririp Purwakarta
Purwakarta – BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat hingga ke wilayah pelosok melalui Program Berbagi Daging Hingga Pelosok yang bersumber dari zakat para pengguna aplikasi BRImo. Program tersebut dilaksanakan pada Jumat (31/7/2026) di Desa Ciririp, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, sebagai bagian dari ikhtiar memperluas akses masyarakat terhadap pangan bergizi sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial melalui pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.
Kegiatan penyaluran dipimpin langsung oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., serta dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purwakarta, Hj. Rika Ristiawati, M.E., Pemerintah Desa Ciririp, tokoh masyarakat, relawan, dan warga penerima manfaat. Melalui sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Barat dan BAZNAS Kabupaten Purwakarta, proses distribusi bantuan berjalan tertib dengan tetap mengedepankan prinsip pemerataan dan ketepatan sasaran.
Program Berbagi Daging Hingga Pelosok merupakan salah satu bentuk optimalisasi pemanfaatan dana zakat yang ditunaikan masyarakat melalui kanal digital BRImo. Kehadiran program ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera di wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial. Selain menghadirkan manfaat secara langsung, program ini juga menjadi bukti bahwa kemudahan berzakat melalui layanan digital dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata yang dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Dalam sambutannya, Zaki Hilmi, M.H., menyampaikan bahwa setiap amanah zakat yang dititipkan oleh para muzaki harus dikelola secara profesional dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "Program Berbagi Daging Hingga Pelosok merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam memastikan bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat, termasuk melalui aplikasi BRImo, benar-benar hadir di tengah mereka yang membutuhkan. Kami ingin manfaat zakat tidak hanya dirasakan di perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat di pelosok desa sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan umat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Ciririp, H. Mahdum, menyampaikan apresiasi atas kehadiran BAZNAS Jawa Barat yang telah memilih Desa Ciririp sebagai lokasi pelaksanaan program. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat. "Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat, BAZNAS Kabupaten Purwakarta, dan seluruh muzaki yang telah berbagi melalui program ini. Bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memberikan semangat bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap warga di daerah kami," tuturnya.
Rasa syukur juga disampaikan oleh salah seorang penerima manfaat, Mak Nunung, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat Desa Ciririp. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur menerima bantuan ini. Daging seperti ini tidak setiap hari bisa kami nikmati. Terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat dan para donatur yang telah berbagi rezeki kepada kami. Semoga Allah membalas semua kebaikannya dengan keberkahan yang berlipat," ungkapnya.
Melalui pelaksanaan Program Berbagi Daging Hingga Pelosok, BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pendistribusian zakat yang amanah, profesional, transparan, dan berdampak. Dengan dukungan masyarakat yang menunaikan zakat melalui berbagai kanal, termasuk aplikasi BRImo, diharapkan semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh mustahik di berbagai pelosok Jawa Barat, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan dan penguatan kesejahteraan umat.
BERITA03/08/2026 | HUMAS BAZNAS Jabar
BAZNAS Jawa Barat Salurkan Amanah Zakat Pengguna BRImo, Hadirkan Kebahagiaan bagi 80 Mustahik melalui Program Berbagi Daging Hingga Pelosok di Karawang
Karawang – Komitmen menghadirkan manfaat zakat hingga ke pelosok daerah terus diwujudkan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat melalui Program Berbagi Daging Hingga Pelosok. Pada Kamis, 23 Juli 2026, BAZNAS Jawa Barat menyalurkan amanah zakat dari para pengguna aplikasi BRImo kepada masyarakat di Dusun Gambarsari RT 08/RW 03, Desa Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Program ini menjadi salah satu bentuk optimalisasi pengelolaan zakat digital yang mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah dengan akses terhadap pangan bergizi yang masih terbatas.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan berupa tiga ekor domba yang disembelih sesuai syariat Islam. Daging kurban tersebut kemudian dipotong, ditimbang, dikemas, dan didistribusikan kepada 80 mustahik yang telah didata dan diverifikasi bersama Pemerintah Desa Kalangsurya. Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak sehingga penyaluran zakat berlangsung secara tepat sasaran, amanah, dan memberikan manfaat yang optimal.
Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pengumpulan, tim pendistribusian BAZNAS Provinsi Jawa Barat, perangkat Desa Kalangsurya, tokoh masyarakat, relawan, serta para penerima manfaat. Sebelum proses distribusi dilakukan, BAZNAS berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat efektivitas penyaluran dana zakat kepada para mustahik.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pengumpulan, Dr. H. Ijang Faisal, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa Program Berbagi Daging Hingga Pelosok merupakan wujud nyata bagaimana zakat yang ditunaikan secara digital mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kemudahan layanan pembayaran zakat melalui aplikasi BRImo menjadi salah satu ikhtiar untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam berbagi sekaligus memperkuat pemerataan manfaat zakat hingga ke daerah-daerah yang membutuhkan.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengguna aplikasi BRImo yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Amanah yang dititipkan hari ini telah menghadirkan kebahagiaan bagi 80 mustahik di Desa Kalangsurya. Ini menjadi bukti bahwa zakat yang dibayarkan melalui layanan digital tidak hanya memberikan kemudahan bagi muzaki, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga sinergi ini terus berkembang sehingga semakin banyak saudara-saudara kita yang merasakan keberkahan zakat," ujar Ijang Faisal.
Rasa syukur juga disampaikan oleh salah seorang penerima manfaat, Ibu Nurhayati, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya Program Berbagi Daging Hingga Pelosok. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarganya, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan karena masih banyak pihak yang peduli terhadap masyarakat di wilayah pelosok. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat serta para muzaki yang telah berbagi rezeki melalui program ini. Bantuan daging ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Allah membalas segala kebaikan para donatur dengan keberkahan dan rezeki yang berlipat," tuturnya.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyembelihan hingga pendistribusian daging, berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar berkat dukungan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para relawan yang terlibat. Kehadiran mereka memastikan setiap paket daging diterima secara merata oleh masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Suasana kebersamaan dan gotong royong yang tercipta menjadi cerminan semangat zakat sebagai instrumen penguat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Melalui Program Berbagi Daging Hingga Pelosok, BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat secara amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran. Sinergi layanan pembayaran zakat melalui aplikasi BRImo diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat, sehingga manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak mustahik di berbagai pelosok Jawa Barat serta menghadirkan dampak sosial yang semakin luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA25/07/2026 | HUMAS BAZNAS Jabar
Gubernur Jawa Barat Bersama BAZNAS Jabar Salurkan Santunan Rp300 Juta untuk Keluarga Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Indramayu
Indramayu – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menunjukkan kepedulian kepada keluarga korban musibah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Indramayu. Pada Selasa, 14 Juli 2026, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi didampingi Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zaki Hilmi, M.H., menyerahkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia di Kampung Jemeti Desa Cempeh Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu.
Musibah kecelakaan lalu lintas yang terjadi beberapa waktu sebelumnya di wilayah Kabupaten Indramayu mengakibatkan sejumlah korban jiwa dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Sebagai bentuk kehadiran pemerintah dan BAZNAS di tengah masyarakat, BAZNAS Provinsi Jawa Barat menyalurkan santunan sebesar Rp300.000.000 kepada 12 keluarga korban meninggal dunia, dengan masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp25.000.000. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bentuk perhatian dan empati kepada para ahli waris.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan bukan sekadar nilai materi, melainkan simbol kepedulian dan kebersamaan masyarakat Jawa Barat terhadap sesama. Ia menjelaskan bahwa santunan tersebut berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Provinsi Jawa Barat dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Bantuan ini merupakan amanah dari zakat, infak, dan sedekah para ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dikelola oleh BAZNAS Jawa Barat. Mudah-mudahan kehadiran kami hari ini dapat memberikan sedikit penguatan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Kita tentu tidak dapat menggantikan kehilangan yang dirasakan, tetapi semoga kepedulian ini menjadi bukti bahwa masyarakat Jawa Barat hadir dan saling menguatkan ketika saudara-saudaranya tertimpa musibah," ujar Dedi Mulyadi.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., menyampaikan bahwa penyaluran santunan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat secara cepat, tepat sasaran, dan responsif terhadap berbagai kondisi kedaruratan maupun musibah yang menimpa masyarakat. Menurutnya, dana zakat yang dititipkan para muzaki tidak hanya disalurkan untuk program pemberdayaan, tetapi juga menjadi instrumen kepedulian sosial ketika masyarakat menghadapi bencana dan kehilangan.
"BAZNAS Jawa Barat berkomitmen agar setiap amanah zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang benar-benar memberikan manfaat. Santunan ini merupakan bentuk empati sekaligus ikhtiar untuk meringankan beban keluarga korban. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Semoga setiap kebaikan tersebut menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya," tutur Zaki Hilmi.
Rasa haru dan syukur turut disampaikan oleh Tarkadi salah seorang perwakilan keluarga korban yang menerima santunan. Menurutnya, perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama BAZNAS menjadi penguat bagi keluarga dalam menghadapi masa-masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga tercinta.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jawa Barat, BAZNAS Jawa Barat, serta seluruh ASN yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, bukan hanya karena nilainya, tetapi juga karena kami merasa tidak sendiri menghadapi musibah ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu yang telah peduli kepada kami," ungkap Tarkadi dengan penuh haru.
Melalui penyaluran santunan ini, BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan responsif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, para ASN sebagai muzaki, dan BAZNAS menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi instrumen solidaritas sosial yang mampu menghadirkan harapan di tengah musibah. BAZNAS Jawa Barat berharap semangat gotong royong dan kepedulian ini terus tumbuh sehingga manfaat zakat dapat semakin dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di seluruh pelosok Jawa Barat.
BERITA14/07/2026 | HUMAS BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Luncurkan Program Jejak Baru, Layanan Hapus Tato Gratis untuk Buka Peluang Hidup dan Kerja yang Lebih Baik
Kab. Bandung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menghadirkan inovasi program pemberdayaan masyarakat melalui peluncuran Program "Jejak Baru", sebuah layanan hapus tato gratis bagi masyarakat yang ingin memulai lembaran kehidupan baru. Program yang dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2026, ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Barat dengan Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur di Kabupaten Bandung. Inisiatif tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tidak hanya menyentuh aspek sosial dan spiritual, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para penerima manfaat.
Program "Jejak Baru" lahir dari keprihatinan terhadap masih banyaknya masyarakat yang mengalami hambatan dalam memperoleh pekerjaan maupun membangun kembali kepercayaan diri akibat keberadaan tato di tubuh mereka. Melalui layanan ini, BAZNAS Jawa Barat ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat yang memiliki tekad untuk berhijrah dan memperbaiki kualitas hidupnya. Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pelaksanaan, menunjukkan bahwa program tersebut menjawab kebutuhan nyata yang selama ini dirasakan oleh sebagian masyarakat.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., menjelaskan bahwa Program "Jejak Baru" bukan sekadar layanan kesehatan estetika, melainkan bagian dari ikhtiar menghadirkan pendampingan yang utuh bagi masyarakat agar mampu kembali berdaya. Menurutnya, zakat memiliki fungsi yang luas dalam mendorong transformasi kehidupan mustahik, termasuk membantu mereka memperoleh kesempatan kerja dan kehidupan yang lebih baik.
"Program Jejak Baru merupakan jembatan bagi saudara-saudara kita yang ingin membuka lembaran kehidupan baru. Kami ingin menghadirkan layanan yang bukan hanya menghapus tato secara fisik, tetapi juga mengembalikan harapan, membangun kepercayaan diri, dan membuka akses terhadap peluang kerja yang selama ini mungkin tertutup. Inilah salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang menghadirkan perubahan kehidupan masyarakat," ujar Zaki Hilmi.
Salah seorang peserta, Devi, warga Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti program tersebut. Ia menceritakan bahwa selama bertahun-tahun tato yang dimilikinya menjadi salah satu faktor yang menghambat dirinya memperoleh pekerjaan. Kesempatan mengikuti Program "Jejak Baru" memberikan harapan baru untuk menata kembali masa depan yang lebih baik.
"Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat dan semua pihak yang telah menyelenggarakan program ini. Selama ini saya sering merasa minder ketika melamar pekerjaan karena tato yang saya miliki. Alhamdulillah, sekarang saya punya semangat baru untuk mencoba kembali mencari pekerjaan dengan lebih percaya diri. Semoga semakin banyak orang yang bisa merasakan manfaat dari program seperti ini," ungkap Devi.
Dalam pelaksanaannya, proses penghapusan tato dilakukan menggunakan teknologi laser medis yang ditangani oleh tenaga kesehatan profesional sesuai standar pelayanan dan keselamatan pasien. Seluruh tahapan tindakan diawali dengan proses konsultasi, pemeriksaan kondisi kulit, hingga pendampingan pascatindakan guna memastikan setiap peserta memperoleh layanan yang aman, nyaman, dan sesuai prosedur medis.
Melalui kolaborasi bersama Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur, BAZNAS Provinsi Jawa Barat berharap Program "Jejak Baru" dapat menjadi salah satu model pendayagunaan zakat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tidak hanya membantu seseorang meninggalkan masa lalunya, program ini juga diharapkan mampu menghadirkan kesempatan baru dalam memperoleh pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memperkuat semangat untuk menjadi pribadi yang lebih produktif. Ke depan, BAZNAS Jawa Barat akan terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat sebagai wujud komitmen menghadirkan zakat yang memberikan manfaat luas, berkelanjutan, dan berdampak bagi kemaslahatan umat.
BERITA02/07/2026 | HUMAS BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Hadirkan Khitan Ceria, Wujud Kolaborasi untuk Kesehatan dan Kebahagiaan Anak Indonesia
BANDUNG – Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat kembali diwujudkan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat melalui penyelenggaraan Khitan Ceria dengan mengusung tema "Karena Setiap Anak adalah Istimewa, dan Setiap Anak Berhak Merasakan Kebahagiaan" pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Klinik Khitan Dokter Seno, Kota Bandung ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Jawa Barat bersama Klinik Khitan Dokter Seno, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Bank BJB, serta didukung oleh berbagai sponsor, mitra kemanusiaan, dan para muzaki sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak di Jawa Barat.
Program khitan massal ini diperuntukkan bagi masyarakat umum, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan, sebagai bagian dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah dalam bidang kesehatan. Selain mendapatkan layanan khitan yang aman dan profesional, seluruh peserta juga menerima paket santunan, perlengkapan pendukung, serta bingkisan sebagai bentuk perhatian dan kebahagiaan bagi anak-anak yang mengikuti prosesi khitan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Jawa Barat berharap momentum khitan menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus memberikan manfaat bagi keluarga penerima.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Barat, H. Andrie Kustria Wardana, S.STP., M.Si. mewakili Gubernur Jawa Barat, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Jajang Apipudin, M.Ag., Sekretaris Umum MUI Jawa Barat, Drs. H. Jamjam Erawan, M.AP., Ketua BAZNAS Kota Bandung, Drs. H. Momon Ahmad Imron, serta Direktur Klinik Pratama Seno Medika, Hj. Isti Seni Utami, S.E., M.Si. Turut hadir pula para sponsor dan mitra kolaborasi yang telah mendukung penuh terselenggaranya kegiatan ini, yaitu Yayasan Itqan Peduli, Syaamil Adicita Andalan, Relawan Nusantara, PT Gineka Karya Teknologi, Bank BJB, PT Ethica Megah Madani, PT Thobach Indonesia, Majelis Taklim Perempuan IPHI Jawa Barat, Max Kreasi Indonesia, Yayasan Insani Harapan Utama, Ina Cookies, serta AMDK TGM.
Dalam sambutannya, H. Andrie Kustria Wardana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membangun sinergi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, lembaga sosial, dan para donatur merupakan contoh nyata semangat gotong royong yang harus terus diperkuat. "Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengapresiasi ikhtiar BAZNAS Jawa Barat bersama seluruh mitra yang telah menghadirkan program khitan massal ini. Program seperti ini bukan hanya membantu masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak. Semoga kolaborasi yang baik ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Jawa Barat," ujarnya.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pengumpulan, Dr. H. Ijang Faisal, mengatakan bahwa program Khitan Ceria merupakan salah satu bentuk nyata pendayagunaan zakat yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan para muzaki menjadi kekuatan utama bagi BAZNAS untuk terus menghadirkan layanan sosial yang berkualitas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. "Khitan Ceria bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga wujud hadirnya zakat dalam memberikan kebahagiaan dan kemanfaatan bagi masyarakat. Terima kasih kepada seluruh muzaki, sponsor, serta para mitra yang telah bergandengan tangan bersama BAZNAS Jawa Barat. Semoga setiap kontribusi yang diberikan menjadi amal saleh yang terus mengalir manfaatnya dan semakin memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat," ungkapnya.
Selaku tuan rumah kegiatan, Hj. Isti Seni Utami, Direktur Klinik Pratama Seno Medika, menyampaikan kebanggaannya dapat kembali berkolaborasi bersama BAZNAS Jawa Barat dalam menghadirkan layanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, seluruh tenaga medis berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional, nyaman, dan ramah anak sehingga proses khitan dapat berlangsung dengan aman dan menyenangkan. "Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Harapan kami, anak-anak yang mengikuti khitan hari ini memperoleh pengalaman yang menyenangkan sekaligus menjadi awal tumbuhnya generasi yang sehat, percaya diri, dan bahagia," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang orang tua peserta khitan, Eti Nurhayati, mengaku sangat bersyukur atas terselenggaranya program tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan layanan khitan dengan fasilitas yang baik tanpa harus terbebani biaya. "Alhamdulillah saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat, Klinik Dokter Seno, para sponsor, dan semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Pelayanannya sangat baik, anak saya merasa nyaman selama proses khitan, dan kami juga mendapatkan perhatian yang luar biasa. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak keluarga yang merasakan manfaatnya," tuturnya.
Melalui Khitan Ceria, BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program-program pendayagunaan zakat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, lembaga sosial, tenaga kesehatan, para sponsor, serta para muzaki menjadi bukti bahwa kolaborasi dapat menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif, berkualitas, dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan di Jawa Barat.
BERITA30/06/2026 | HUMAS BAZNAS Jabar
BAZNAS JABAR SALURKAN PROGRAM BERBAGI DAGING SAMPAI PELOSOK UNTUK 50 WARGA DI BANDUNG BARAT
Bandung Barat – BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui Program Berbagi Daging Sampai Pelosok yang dilaksanakan di Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (12/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan berupa 2 ekor domba yang didistribusikan kepada 50 penerima manfaat. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Jabar dalam menghadirkan kebahagiaan dan memperluas jangkauan manfaat kepada masyarakat hingga wilayah pelosok.
Penyaluran bantuan dihadiri langsung oleh Pimpinan Bidang SDM, Administrasi, Umum dan Humas BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Bapak Nana Sudiana.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat setempat, di antaranya Kepala Desa Tanjungwangi, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Dusun, serta Ketua RW 05.
Bapak Nana Sudiana menyampaikan bahwa Program Berbagi Daging Sampai Pelosok merupakan upaya BAZNAS Provinsi Jawa Barat untuk memastikan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzakki dan donatur dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.
"BAZNAS Jabar terus berupaya menghadirkan manfaat yang nyata dan menjangkau masyarakat hingga pelosok. Program ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian dan kebersamaan yang memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat," ujarnya.
Masyarakat Desa Tanjungwangi menyambut program tersebut dengan penuh antusias dan rasa syukur. Kehadiran Program Berbagi Daging Sampai Pelosok diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara BAZNAS, para donatur, dan penerima manfaat.
Melalui berbagai program pemberdayaan dan kemanusiaan, BAZNAS Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para muzakki, munfik, dan masyarakat yang membutuhkan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.
BERITA12/06/2026 | HUMAS BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri dalam Rangka Maulid Nabi
KKB, 15 September 2025 — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, BAZNAS Provinsi Jawa Barat bersama mitra menggelar kegiatan bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri” di Pondok Pesantren Al-Furqon, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan ini diawali dengan makan bersama para santri yang mendapat dukungan penuh dari Quran Best. Kebersamaan ini menghadirkan suasana penuh kehangatan dan rasa syukur, sekaligus menjadi momen istimewa bagi para santri untuk menikmati hidangan bersama-sama.
Usai makan bersama, acara dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang diikuti para santri dengan penuh antusias. Suasana semakin semarak dengan sorak gembira, tawa, dan semangat kompetisi yang sehat.
Mengingat lokasi pondok pesantren yang berada di area tebing dan rawan bencana, BAZNAS Jabar juga menghadirkan BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) Jabar untuk memberikan materi edukasi tanggap bencana. Santri diberikan pemahaman penting mengenai langkah-langkah penyelamatan diri serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di lingkungan mereka.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para santri pemenang lomba, disertai dengan penyerahan bantuan logistik dari BAZNAS Jabar berupa 200 kg beras, minyak goreng, kornet sarden, susu, gula, garam, kecap, penyedap, serta berbagai kebutuhan pangan lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan sehari-hari para santri di Ponpes Al-Furqon.
Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Ir. Rachmat Ari Kusumanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan komitmen BAZNAS Jabar dalam mendukung pendidikan keagamaan dan kesejahteraan santri, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana.
“Maulid Nabi adalah momentum yang sangat tepat untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat solidaritas sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin menebar kebahagiaan, mempererat ukhuwah, serta memastikan bahwa para santri mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak, baik secara spiritual maupun material,” ujar Rachmat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Jabar tidak hanya menghadirkan kebahagiaan dalam peringatan Maulid Nabi, tetapi juga wujud kepedulian sosial dan perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan serta kesejahteraan para santri di daerah rawan bencana.
BERITA17/09/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
LAUNCHING PROGRAM PENDAYAGUNAAN BAZNAS JAWA BARAT
Bandung, Rabu 3 September 2025 – BAZNAS Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan Program Pendayagunaan bertempat di Aula DMI Provinsi Jawa Barat. Dalam momentum ini, BAZNAS Jawa Barat mendapat dukungan program kolaborasi dari BAZNAS Republik Indonesia untuk kemudian disalurkan melalui BAZNAS Kota/Kabupaten di wilayah Jawa Barat.
Program ini menyasar sektor ekonomi mikro, baik di perkotaan maupun pedesaan, dengan penerima manfaat perorangan maupun kelompok. Tujuan utama kolaborasi ini adalah memperkuat peran BAZNAS dalam upaya menekan angka kemiskinan serta meningkatkan perhatian masyarakat terhadap lembaga amil zakat sebagai bagian dari solusi kesejahteraan umat.
Lebih jauh, inisiatif ini juga menjadi langkah strategis untuk mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam mencapai kedaulatan pangan dan penurunan kemiskinan di Jawa Barat.
Adapun penerima program ini meliputi 14 Kota/Kabupaten serta 8 perguruan tinggi (negeri dan swasta) dengan total 202 penerima manfaat. Bentuk program yang dijalankan antara lain Z Auto, Z Coffee, Balai Ternak, Lumbung Pangan, dan Zakat Community Development (ZCD).
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Ali Khosim, S.H.I., M.Ag., menyampaikan, “Program Pendayagunaan ini merupakan upaya BAZNAS Jawa Barat dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah tepat sasaran dan tidak hanya bersifat konsumtif tapi juga produktif sehingga mustahik bisa mandiri dan harapannya nanti 202 penerima manfaat bisa menjadi muzaki. Kami berharap program-program yang sudah dirancang ini bisa menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi umat”
Ali Khosim menambahkan, “Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari BAZNAS Kabupaten dan Kota, pemerintah daerah, akademisi, serta masyarakat sangat penting untuk menjaga keberlanjutan program. Dengan kolaborasi yang baik, insya Allah keberkahan zakat dapat menghadirkan perubahan yang lebih luas bagi mustahik di Jawa Barat.”
Melalui launching ini, BAZNAS menegaskan komitmennya dalam membangun kolaborasi yang transparan, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi peningkatan perekonomian mustahik di Jawa Barat.
BERITA04/09/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
Rakornas 2025: Saidah Sakwan Menegaskan Program BAZNAS Sesuai dengan RPJMN 2025-2029
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, menegaskan bahwa program BAZNAS sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2025-2029. Menurut Saidah, dana sosial syariah, termasuk zakat, sudah diarahkan ke tingkat kebijakan menengah.
Saidah menyatakan perlunya menyelaraskan semua ekosistem binaan untuk mendukung keberhasilan program prioritas pemerintah. Dana keagamaan seperti zakat diarahkan untuk mendukung program pemerintah, menangani masalah sosial, dan bencana, serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi syariah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam acara Plenary Session "Capaian Kinerja 2020-2025 dan Isu Strategis Renstra Kedepan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan" di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (27/8/2025), Saidah menyoroti pentingnya membangun model pemberdayaan berkelanjutan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Saidah mencatat bahwa BAZNAS fokus pada pemulihan mustahik selama pandemi 2021-2022, dan sejak 2023 hingga 2024, program difokuskan pada pengentasan kemiskinan struktural, pengembangan ekonomi mustahik, dan dukungan kepada UMKM.
Melalui pengalaman lima tahun terakhir, Saidah menekankan pentingnya pendayagunaan produktif sebagai kunci keberlanjutan mustahik. BAZNAS menargetkan proporsi ideal 50:50 antara pendistribusian konsumtif dan pendayagunaan produktif pada tahun 2026, sesuai dengan agenda Asta Cita Presiden serta RPJMN 2025-2029.
Capaian kinerja BAZNAS menunjukkan peningkatan yang positif, dengan penyaluran zakat nasional mencapai Rp39,48 triliun pada 2024 dan ditargetkan mencapai Rp45,5 triliun pada 2025. Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap zakat sebagai instrumen keuangan sosial yang efektif.
Saidah menegaskan pentingnya menyelaraskan gerakan zakat dengan prioritas pembangunan pemerintah, mengingat strategisnya peran zakat dalam pembangunan negara. Peran amil zakat diakui sebagai mitra pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan menjelang RPJMN 2025-2029.
BERITA29/08/2025 | BAZNAS RI
MK Menolak Gugatan Terkait UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengaturan Zakat
### Mahkamah Konstitusi Menolak Permohonan Uji Materiil Undang-Undang Tentang Pengelolaan Zakat
Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan menolak permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat yang diajukan oleh beberapa pihak. Dalam amar putusannya, MK menyatakan bahwa permohonan tersebut tidak beralasan hukum, sehingga UU 23/2011 tetap berlaku. MK juga menegaskan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bukan lembaga superbody, melainkan bagian dari sistem pengelolaan zakat nasional yang terintegrasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Pemerintah.
MK memerintahkan DPR dan Pemerintah untuk merevisi UU Pengelolaan Zakat dalam dua tahun ke depan guna memperkuat tata kelola zakat di Indonesia. BAZNAS RI menyambut baik putusan MK, menganggapnya sebagai langkah yang memperjelas kedudukan UU 23/2011. Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, mengapresiasi putusan tersebut sebagai landasan hukum yang sah untuk pengelolaan zakat di Indonesia dan untuk memperbaiki undang-undang agar lebih adaptif, akuntabel, dan berkeadilan.
Putusan MK juga menekankan pentingnya penguatan unified system dalam pengelolaan zakat, memastikan koordinasi efektif antar-lembaga, serta mendorong penerapan prinsip good amil governance untuk profesionalisme dan kredibilitas lembaga pengelola zakat. BAZNAS pun siap berkontribusi aktif dalam revisi undang-undang, dengan semangat kolaborasi demi kesejahteraan melalui zakat.
Dengan adanya putusan ini, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kepercayaan publik dan memperkuat peran zakat dalam pemberdayaan umat serta pengentasan kemiskinan.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 298/HUM-BAZ/VIII/2025
Kamis, 28 Agustus 2025
BERITA29/08/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Jabar Raih 5 Penghargaan di BAZNAS Award 2025
Jakarta, 28 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang BAZNAS Award 2025, BAZNAS Jabar berhasil meraih lima penghargaan bergengsi sekaligus.
Acara penganugerahan tersebut digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, dan dihadiri pejabat kementerian dan pimpinan BAZNAS dari berbagai daerah, pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Adapun kategori raihan prestasi BAZNAS Jabar dalam ajang BAZNAS Award 2025 adalah:
1. BAZNAS Provinsi Kategori A Perencanaan Terbaik
2. BAZNAS Provinsi Program Ekonomi Bank Zakat Mikro Terbaik
3. BAZNAS Provinsi Tim Kebencanaan Teraktif
4. BAZNAS Provinsi Program Promosi dan Iklan Terbaik
5. BAZNAS Provinsi Pengadministrasian ZIS di Luar Neraca Klaster 5 Terbaik
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd dalam keterangannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan para muzaki, donatur, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung berbagai program BAZNAS Jabar.
“Alhamdulillah, pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, dukungan muzaki, dan doa mustahik. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, memperkuat program pemberdayaan ekonomi, kebencanaan, serta mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Jawa Barat,” ungkapnya.
Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen BAZNAS Jabar dalam mewujudkan visi besar menjadikan zakat sebagai instrumen penting untuk pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat di Jawa Barat.
BAZNAS Jabar berharap penghargaan ini menjadi pemacu semangat untuk terus menghadirkan inovasi, transparansi, dan manfaat nyata dari zakat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh penerima penghargaan. Ia menekankan bahwa kontribusi yang diberikan para penggerak zakat merupakan bagian penting dari dakwah zakat yang membawa manfaat luas bagi umat.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh mitra, para pimpinan BAZNAS se-Indonesia atas apa yang Bapak Ibu lakukan selama ini. Apa yang sudah kita lakukan ini menjadi bagian penting dari dakwah zakat yang luar biasa,” ujar Prof Noor.
Lebih lanjut, Prof Noor menuturkan, penyelenggaraan BAZNAS Awards 2025 dilakukan secara besar-besaran untuk memberikan apresiasi yang layak bagi para penggerak zakat. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk pengakuan atas kerja keras yang telah dilakukan di berbagai daerah.
BERITA29/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
BAZNAS Jabar dan PT POS Berikan Service dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Kurir
Bandung, 22 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan apresiasinya kepada para muzaki dengan menyelenggarakan kegiatan “Thanks To Muzaki”. Dalam program ini, BAZNAS Jabar berkolaborasi dan PT Pos Indonesia menghadirkan layanan service dan ganti oli gratis bagi 100 orang kurir PT Pos Indonesia melalui bengkel binaan BAZNAS, Z-Auto.
Kegiatan ini digelar di Gedung Kantor Pos Processing Center, Jl. Soekarno-Hatta No.558, Kota Bandung, sebagai bentuk kepedulian terhadap para kurir PT Pos Indonesia yang menjadi garda terdepan dalam mendistribusikan berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Ir. Rachmat Ari Kusumanto turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada PT Pos Indonesia yang telah menjadi mitra strategis BAZNAS Jabar melalui penyediaan layanan ZIS di aplikasi Pospay.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras para kurir PT Pos yang tak kenal lelah dalam mengantarkan layanan hingga ke pelosok. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus berterima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya. Sinergi BAZNAS Jabar, PT Pos, dan Z Auto ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi kebaikan dapat memberikan manfaat langsung kepada mereka yang berjasa untuk masyarakat,” ujar Rachmat
Sementara itu, pihak PT Pos Indonesia, Bapak Rusmayana juga memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BAZNAS Jabar.
“Program ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS Jabar terhadap para kurir pos yang setiap hari bekerja keras melayani masyarakat di seluruh pelosok Jawa Barat. Dukungan ini bukan hanya meringankan beban para kurir, tetapi juga memberikan semangat baru bagi mereka untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Rusmayana selaku Asisten Manager Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Regional 3 Bandung
“Kami meyakini, keberkahan zakat yang ditunaikan para muzaki melalui BAZNAS Jabar telah menghadirkan manfaat luas, termasuk bagi para garda terdepan layanan PT Pos,” lanjutnya.
“PT Pos Indonesia siap terus berkolaborasi dengan BAZNAS Jabar dalam menghadirkan program-program kebaikan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para kurir, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara BAZNAS Jabar dan PT Pos Indonesia dalam mendorong kemudahan masyarakat untuk berzakat melalui aplikasi Pospay.
Dengan langkah ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan kewajiban zakat, sekaligus mendukung berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS Jabar.
BERITA25/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
BAZNAS Jabar Laksanakan Layanan Ambulans Bagi Mustahik
Bandung, 22 Agustus 2025 — BAZNAS Jawa Barat melalui layanan ambulans memberikan pendampingan transportasi medis bagi salah satu mustahik dhuafa, Bapak Sudewo, yang mengalami gangguan pada pemasangan selang urine ke kandung kemih.
Permohonan layanan diajukan oleh keluarga melalui Ibu Sri Redjeki, dengan tujuan pemeriksaan medis mendadak di RS Sartika Asih, Bandung. Tim ambulans menjemput pasien di kediaman Jl. Kembar II No. 53 Bandung pada pukul 10.00 WIB, dengan kondisi pasien berbaring dan didampingi oleh dua anggota keluarga.
Melalui layanan ambulans gratis ini, BAZNAS Jabar berupaya memastikan mustahik dhuafa tetap mendapatkan akses kesehatan dengan aman dan bermartabat.
Mari bersama-sama mendukung program kemanusiaan ini dengan donasi terbaik Anda. Setiap bantuan yang disalurkan akan menjadi jalan kebaikan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan.
BERITA22/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
BAZNAS Tanggap Bencana Jabar Lakukan Asesmen Rumah Terdampak Gempa bumi di Bekasi
Bekasi, 21 Agustus 2025 — Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Barat bersama sejumlah pihak terkait melakukan asesmen rumah warga yang terdampak gempa bumi tektonik di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (21/8).
Kegiatan ini melibatkan unsur dari BTB Jabar, Divisi Pendistribusian BAZNAS, BAZNAS Kabupaten Karawang, BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Karawang, BPBD Kabupaten Bekasi, serta pemerintahan setempat. Asesmen dilakukan untuk memperoleh data awal kondisi rumah warga sekaligus memetakan kebutuhan mendesak pascagempabumi.
Proses asesmen berjalan lancar dengan dukungan cuaca cerah. Tim menggunakan 1 unit mobil rescue Triton sebagai sarana transportasi lapangan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Jabar menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana, bekerja sama dengan berbagai pihak demi memastikan penanganan yang tepat, cepat, dan bermanfaat.
BERITA22/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
Bantuan BAZNAS dengan Berat 80 Ton Dikirim ke Gaza dalam Rangka Peringatan HUT RI
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Indonesia telah berhasil mengirimkan bantuan kemanusiaan seberat 80 ton ke Palestina melalui mekanisme airdrop di wilayah Gaza pada hari Minggu (17/8/2025). Bantuan ini merupakan bagian dari total 800 ton logistik yang dikirim oleh masyarakat Indonesia sebagai upaya untuk membantu meringankan penderitaan masyarakat Gaza yang sedang mengalami krisis kemanusiaan.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan tahap awal pengiriman bantuan ini. Tujuan dari bantuan ini adalah untuk meringankan beban yang dirasakan oleh masyarakat di Gaza, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan mendasar seperti bahan makanan.
Dalam pernyataannya, Kiai Noor menjelaskan bahwa paket bantuan telah dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, termasuk penggunaan parasut, agar dapat sampai dengan selamat di wilayah penerima. Ia juga menekankan bahwa bantuan yang dikirim merupakan simbol persaudaraan tanpa batas, terutama dalam momen perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke-80.
“Pengiriman bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS RI dan TNI, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Indonesia yang tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan, serta menegaskan semangat persaudaraan yang tidak mengenal batas,” katanya.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Sembako dan Sedekah Gizi untuk Santri di Hari Anak Nasional
Bandung, 6 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan untuk para santri dalam kegiatan bertajuk "Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri” pada Rabu, 6 Agustus 2025 di Pondok Pesantren Fatih Al-Ayubi, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
Melalui kegiatan ini, disalurkan berbagai bentuk bantuan untuk para santri sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap generasi muda, khususnya anak-anak yang sedang menuntut ilmu di pesantren. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, 600 kilogram beras, alat tulis untuk kebutuhan belajar, serta bantuan sedekah gizi santri berupa tiga ekor kambing. Semua ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memompa semangat para santri untuk terus belajar dan berprestasi.
Aksi kebaikan ini juga merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Provinsi Jawa Barat bersama mitra strategis, di antaranya Ghani Mandiri Indonesia (GMI) dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)
Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Ir Rachmat Ari Kusumanto, yang hadir langsung di lokasi, menegaskan bahwa momen ini lebih dari sekadar penyaluran bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk kasih sayang dan perhatian kepada anak-anak santri yang merupakan generasi penerus bangsa.
"Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan nyata kepada para santri agar terus semangat dalam menuntut ilmu," ujarnya.
Rachmat juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para mitra yang telah berkolaborasi untuk meningkatkan gizi santri
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ghani Mandiri Indonesia (GMI) dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Bantuan berupa paket sembako, 600 kilogram beras, perlengkapan alat tulis, dan sedekah gizi santri berupa tiga ekor kambing, bukan hanya meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga meningkatkan kualitas gizi dan semangat belajar para santri. Dukungan ini menjadi energi positif bagi mereka untuk terus menuntut ilmu dengan penuh optimisme dan keyakinan akan masa depan yang lebih baik." tutupnya
Kegiatan ini disambut antusias oleh para santri dan pengurus pondok pesantren, serta menjadi momentum kebersamaan yang menginspirasi untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama, khususnya anak-anak di lingkungan pesantren.
BERITA11/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
BAZNAS Jabar Salurkan Beasiswa Pendidikan ke Tunisia untuk Santri Bina Insan Mulia Cirebon
Cirebon, 29 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui bantuan biaya pendidikan kepada 12 santri asal Bina Insan Mulia, Cirebon, yang akan melanjutkan studi ke Universitas Zaitunah, Tunisia.
Setiap santri menerima bantuan sebesar enam juta rupiah sebagai biaya pendukung keberangkatan dan pendidikan dari BAZNAS Jabar. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga santri serta menjadi pendorong semangat untuk menimba ilmu di salah satu universitas tertua dan paling berpengaruh di dunia Islam.
Selain bantuan dari BAZNAS Jabar, BAZNAS RI juga turut menyalurkan bantuan pendidikan kepada 8 santri lainnya dari pondok pesantren yang sama. Dengan demikian, total terdapat 20 santri Bina Insan Mulia yang menerima dukungan untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Zaitunah, Tunisia.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian para santri ini.
“Ini adalah bukti nyata bahwa zakat mampu menjadi jembatan bagi anak-anak bangsa untuk meraih pendidikan tinggi, bahkan hingga ke luar negeri. Kami berharap para santri ini kelak kembali ke Indonesia menjadi ulama dan pemimpin yang membawa perubahan positif bagi umat,” ujar Anang
Universitas Zaitunah di Tunisia merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di dunia yang telah mencetak ribuan ulama dan cendekiawan muslim dari berbagai negara. Kesempatan belajar di sana menjadi anugerah besar bagi para santri yang selama ini menimba ilmu di pesantren dengan penuh dedikasi.
Melalui program zakat pendidikan, BAZNAS Jabar terus berupaya memfasilitasi lahirnya generasi Qurani yang unggul, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi peradaban. Masyarakat Jawa Barat pun diajak untuk terus mendukung program-program pendidikan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui kanal resmi BAZNAS Jabar.
BERITA09/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Berbagi Kebahagiaan Lebaran Yatim di Pesantren Tahfidz Quran Al Muqarrabun, Pangalengan
Kabupaten Bandung, 8 Juli 2025 — Dalam rangka memperingati 10 Muharram yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan kepada 56 anak yatim yang merupakan santri di Pesantren Tahfidz Quran Al Muqarrabun, Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Momentum bulan Muharram, khususnya pada tanggal 10, memiliki tempat istimewa dalam tradisi Islam. Umat Muslim diajak untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, salah satunya dengan menunjukkan kasih sayang dan kepedulian kepada anak yatim. Tradisi Lebaran Yatim menjadi momen penting untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan perhatian khusus kepada mereka yang kehilangan figur orang tua dalam hidupnya.
Berbagai bentuk bantuan disalurkan BAZNAS Jabar dalam kunjungan ke Pesantren Tahfidz Quran Al Muqarrabun. 56 santri yang tinggal dan belajar di pesantren ini menerima 56 paket perlengkapan sekolah yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat mereka dalam menuntut ilmu. Tak hanya itu, perlengkapan tidur seperti kasur juga bagikan sebanyak 7 unit, agar para santri bisa beristirahat dengan lebih nyaman dan layak di tengah fasilitas yang terbatas.
Guna mendukung kebutuhan pangan sehari-hari, BAZNAS Jabar juga memberikan 27 paket sembako yang bisa langsung dimanfaatkan oleh anak-anak dan pengurus pesantren. Sementara itu, sedekah daging sebanyak dua ekor domba disembelih dan dibagiakan kepada para santri yatim dan masyarakat sekitar lingkungan pesantren, sebagai bentuk kepedulian dan upaya berbagi kebahagiaan bersama di bulan mulia Muharram ini.
Kondisi keterbatasan ekonomi di daerah seperti Pangalengan membuat anak-anak yatim di pesantren ini kerap menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan dasar, baik pendidikan maupun kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kehadiran BAZNAS Jabar menjadi harapan dan bukti nyata bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi kehidupan.
"Anak-anak yatim adalah amanah kita bersama. Di bulan yang mulia ini, kami ingin menghadirkan senyum di wajah mereka dan mengingatkan masyarakat luas bahwa berbagi itu tidak harus menunggu kaya. Kita bisa mulai dari yang kecil, tapi dilakukan dengan cinta dan niat yang tulus," ujar Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Ir. Rachmat Ari Kusumanto
Rachmat juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial dan kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan bersama-sama, kita bisa menjangkau lebih banyak anak-anak yatim dan dhuafa di berbagai pelosok Jawa Barat.
“Donasi yang masyarakat berikan ke BAZNAS Jabar, akan terus digunakan untuk mendukung program-program sosial kemanusiaan. Karena dengan bersama-sama kita bisa menjangkau lebih banyak anak yatim dan dhuafa di berbagai pelosok di Jawa Barat”
BERITA08/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
Ciamis Raih Penghargaan Kabupaten Zakat dari BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menganugerahkan BAZNAS Kabupaten Ciamis sebagai Kabupaten Zakat atas keberhasilannya membangun sistem pengelolaan zakat berbasis desa yang solid, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis Drs. H. Lili Miftah, MBA., di Ciamis Islamic Center, Jawa Barat, Selasa (1/7/2025). Turut hadir Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, MM., jajaran Pimpinan BAZNAS RI, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat Dr. H. Anang Jauharudin, M.M.Pd, beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI juga menyerahkan buku "Kota Zakat Ciamis untuk Indonesia: Hadirkan Solusi Atasi Kemiskinan Desa" yang dikeluarkan oleh Direktorat Kajian dan Pengambangan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI. Adapun kesimpulan dari hasil asesmen Indeks Kabupaten/Kota Zakat Ciamis 2025 menunjukkan bahwa pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis telah berada pada kategori Sangat Baik.
Tidak hanya di Kabupaten Ciamis, Indeks Zakat Nasional (IZN) Provinsi Jawa Barat juga menunjukan hasil 0,84 (sangat baik) pada dimensi makro yang berarti secara kewilayahan, pengelolaan zakat di Provinsi Jawa Barat berada pada kategori sangat baik. Sementara dimensi mikro meraih nilai 0,92 yang artinya secara tata kelola dan dampak zakat terhadap pengentasan kemiskinan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat berada pada kategori sangat baik. Hal ini membuat skor akhir IZN BAZNAS Provinsi Jawa Barat sebesar 0,89 termasuk kategori Sustained/berkelanjutan dan merupakan salah satu provinsi dengan capaian tertinggi.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis menjadi contoh nyata bagaimana zakat dapat berperan strategis dalam pengentasan kemiskinan.
“Buku Kota Zakat Ciamis untuk Indonesia: Hadirkan Solusi Atasi Kemiskinan Desa menjadi bukti nyata penguatan sistem zakat hingga level desa. Komitmen kuat, regulasi daerah yang konsisten, dan inisiatif seperti ‘kenclengisasi’ menunjukkan potensi besar partisipasi masyarakat,” ungkapnya.
Kiai Noor menambahkan, penguatan kelembagaan zakat di tingkat desa dan keberhasilan menghimpun infak hingga miliaran rupiah adalah hasil kolaborasi dan kepercayaan publik.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. KH. Lili Miftah, MBA., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut dan menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat.
“Kami hanya menjalankan amanah. Keterlibatan masyarakat dan dukungan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memperkuat UPZ hingga pelosok desa. Keberhasilan menghimpun ZIS-DSKL adalah bukti nyata partisipasi aktif dan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS,” ujar Lili
Lili juga berharap praktik pengelolaan zakat berbasis desa yang telah diterapkan dapat menginspirasi daerah lain.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.P.d juga mengharapkan hal yang sama agar Kota dan Kabupaten lain di Provinsi Jawa Barat bisa mereplikasi pendekatan zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis.
“Apa yang telah dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis ini adalah inspirasi dan bisa dijadikan referensi bagi kota dan kabupaten di Jawa Barat lainnya untuk mereplikasi pendekatan pengelolaan zakat di Ciamis" ucapnya.
BAZNAS Provinsi Jawa Barat pun siap untuk terus melakukan koordinasi dan mendampingi kota dan kabupaten di wilayah Jawa Barat untuk terus memperbaiki tata kelola zakat agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah
BERITA08/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Berikan Tempat Singgah, Tempat Tenang Bagi Novi
Awal Juni 2025, langkah kaki Novi Purwasari, perempuan 28 tahun asal Desa Galagamba, Ciwaringin, Cirebon, tiba di Kota Bandung. Bukan untuk jalan-jalan, melainkan untuk menjalani perawatan atas penyakit kista yang ia derita.
Dengan membawa surat kontrol dan BPJS Mandiri, Novi harus berobat ke RS Hasan Sadikin, rumah sakit rujukan yang jauh dari kampung halamannya. Jarak tempuh belasan kilometer, ditambah proses pengobatan yang tidak cukup sehari, menjadikan keberadaan tempat singgah bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan.
Mengetahui hal itu, sang saudari, Usaeni, mengajukan permohonan agar Novi bisa tinggal sementara di Rumah Singgah Pasien BAZNAS Jabar.
Alhamdulillah, pengajuan diterima. Novi bisa beristirahat dengan tenang, tak perlu memikirkan biaya penginapan. Di rumah singgah, ia ditemani satu orang pendamping, disambut dengan fasilitas dasar yang layak, nyaman, dan layaknya rumah sendiri.
“Kami bersyukur ada tempat aman untuk istirahat, dekat dari rumah sakit, tanpa biaya, dan penuh kepedulian,” ungkap Usaeni.
Melalui zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan, telah menjadi atap harapan bagi Novi dan mereka yang sedang diuji kesehatan dan keadaan.
Rumah Singgah Pasien BAZNAS Jabar bukan sekadar tempat menginap ia adalah bentuk nyata dari donasi yang Anda titipkan: memberi ruang istirahat, tempat memulihkan tenaga, dan rasa tenang bagi pasien dari luar kota yang sedang berjuang.
BERITA03/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Barat.
Lihat Daftar Rekening →