Berita Terbaru
BAZNAS Jabar Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri dalam Rangka Maulid Nabi
KKB, 15 September 2025 — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, BAZNAS Provinsi Jawa Barat bersama mitra menggelar kegiatan bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri” di Pondok Pesantren Al-Furqon, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan ini diawali dengan makan bersama para santri yang mendapat dukungan penuh dari Quran Best. Kebersamaan ini menghadirkan suasana penuh kehangatan dan rasa syukur, sekaligus menjadi momen istimewa bagi para santri untuk menikmati hidangan bersama-sama.
Usai makan bersama, acara dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang diikuti para santri dengan penuh antusias. Suasana semakin semarak dengan sorak gembira, tawa, dan semangat kompetisi yang sehat.
Mengingat lokasi pondok pesantren yang berada di area tebing dan rawan bencana, BAZNAS Jabar juga menghadirkan BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) Jabar untuk memberikan materi edukasi tanggap bencana. Santri diberikan pemahaman penting mengenai langkah-langkah penyelamatan diri serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di lingkungan mereka.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para santri pemenang lomba, disertai dengan penyerahan bantuan logistik dari BAZNAS Jabar berupa 200 kg beras, minyak goreng, kornet sarden, susu, gula, garam, kecap, penyedap, serta berbagai kebutuhan pangan lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan sehari-hari para santri di Ponpes Al-Furqon.
Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Ir. Rachmat Ari Kusumanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan komitmen BAZNAS Jabar dalam mendukung pendidikan keagamaan dan kesejahteraan santri, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana.
“Maulid Nabi adalah momentum yang sangat tepat untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat solidaritas sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin menebar kebahagiaan, mempererat ukhuwah, serta memastikan bahwa para santri mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak, baik secara spiritual maupun material,” ujar Rachmat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Jabar tidak hanya menghadirkan kebahagiaan dalam peringatan Maulid Nabi, tetapi juga wujud kepedulian sosial dan perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan serta kesejahteraan para santri di daerah rawan bencana.
BERITA17/09/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
LAUNCHING PROGRAM PENDAYAGUNAAN BAZNAS JAWA BARAT
Bandung, Rabu 3 September 2025 – BAZNAS Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan Program Pendayagunaan bertempat di Aula DMI Provinsi Jawa Barat. Dalam momentum ini, BAZNAS Jawa Barat mendapat dukungan program kolaborasi dari BAZNAS Republik Indonesia untuk kemudian disalurkan melalui BAZNAS Kota/Kabupaten di wilayah Jawa Barat.
Program ini menyasar sektor ekonomi mikro, baik di perkotaan maupun pedesaan, dengan penerima manfaat perorangan maupun kelompok. Tujuan utama kolaborasi ini adalah memperkuat peran BAZNAS dalam upaya menekan angka kemiskinan serta meningkatkan perhatian masyarakat terhadap lembaga amil zakat sebagai bagian dari solusi kesejahteraan umat.
Lebih jauh, inisiatif ini juga menjadi langkah strategis untuk mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam mencapai kedaulatan pangan dan penurunan kemiskinan di Jawa Barat.
Adapun penerima program ini meliputi 14 Kota/Kabupaten serta 8 perguruan tinggi (negeri dan swasta) dengan total 202 penerima manfaat. Bentuk program yang dijalankan antara lain Z Auto, Z Coffee, Balai Ternak, Lumbung Pangan, dan Zakat Community Development (ZCD).
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Ali Khosim, S.H.I., M.Ag., menyampaikan, “Program Pendayagunaan ini merupakan upaya BAZNAS Jawa Barat dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah tepat sasaran dan tidak hanya bersifat konsumtif tapi juga produktif sehingga mustahik bisa mandiri dan harapannya nanti 202 penerima manfaat bisa menjadi muzaki. Kami berharap program-program yang sudah dirancang ini bisa menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi umat”
Ali Khosim menambahkan, “Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari BAZNAS Kabupaten dan Kota, pemerintah daerah, akademisi, serta masyarakat sangat penting untuk menjaga keberlanjutan program. Dengan kolaborasi yang baik, insya Allah keberkahan zakat dapat menghadirkan perubahan yang lebih luas bagi mustahik di Jawa Barat.”
Melalui launching ini, BAZNAS menegaskan komitmennya dalam membangun kolaborasi yang transparan, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi peningkatan perekonomian mustahik di Jawa Barat.
BERITA04/09/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
Rakornas 2025: Saidah Sakwan Menegaskan Program BAZNAS Sesuai dengan RPJMN 2025-2029
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, menegaskan bahwa program BAZNAS sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2025-2029. Menurut Saidah, dana sosial syariah, termasuk zakat, sudah diarahkan ke tingkat kebijakan menengah.
Saidah menyatakan perlunya menyelaraskan semua ekosistem binaan untuk mendukung keberhasilan program prioritas pemerintah. Dana keagamaan seperti zakat diarahkan untuk mendukung program pemerintah, menangani masalah sosial, dan bencana, serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi syariah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam acara Plenary Session "Capaian Kinerja 2020-2025 dan Isu Strategis Renstra Kedepan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan" di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (27/8/2025), Saidah menyoroti pentingnya membangun model pemberdayaan berkelanjutan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Saidah mencatat bahwa BAZNAS fokus pada pemulihan mustahik selama pandemi 2021-2022, dan sejak 2023 hingga 2024, program difokuskan pada pengentasan kemiskinan struktural, pengembangan ekonomi mustahik, dan dukungan kepada UMKM.
Melalui pengalaman lima tahun terakhir, Saidah menekankan pentingnya pendayagunaan produktif sebagai kunci keberlanjutan mustahik. BAZNAS menargetkan proporsi ideal 50:50 antara pendistribusian konsumtif dan pendayagunaan produktif pada tahun 2026, sesuai dengan agenda Asta Cita Presiden serta RPJMN 2025-2029.
Capaian kinerja BAZNAS menunjukkan peningkatan yang positif, dengan penyaluran zakat nasional mencapai Rp39,48 triliun pada 2024 dan ditargetkan mencapai Rp45,5 triliun pada 2025. Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap zakat sebagai instrumen keuangan sosial yang efektif.
Saidah menegaskan pentingnya menyelaraskan gerakan zakat dengan prioritas pembangunan pemerintah, mengingat strategisnya peran zakat dalam pembangunan negara. Peran amil zakat diakui sebagai mitra pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan menjelang RPJMN 2025-2029.
BERITA29/08/2025 | BAZNAS RI
MK Menolak Gugatan Terkait UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengaturan Zakat
### Mahkamah Konstitusi Menolak Permohonan Uji Materiil Undang-Undang Tentang Pengelolaan Zakat
Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan menolak permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat yang diajukan oleh beberapa pihak. Dalam amar putusannya, MK menyatakan bahwa permohonan tersebut tidak beralasan hukum, sehingga UU 23/2011 tetap berlaku. MK juga menegaskan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bukan lembaga superbody, melainkan bagian dari sistem pengelolaan zakat nasional yang terintegrasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Pemerintah.
MK memerintahkan DPR dan Pemerintah untuk merevisi UU Pengelolaan Zakat dalam dua tahun ke depan guna memperkuat tata kelola zakat di Indonesia. BAZNAS RI menyambut baik putusan MK, menganggapnya sebagai langkah yang memperjelas kedudukan UU 23/2011. Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, mengapresiasi putusan tersebut sebagai landasan hukum yang sah untuk pengelolaan zakat di Indonesia dan untuk memperbaiki undang-undang agar lebih adaptif, akuntabel, dan berkeadilan.
Putusan MK juga menekankan pentingnya penguatan unified system dalam pengelolaan zakat, memastikan koordinasi efektif antar-lembaga, serta mendorong penerapan prinsip good amil governance untuk profesionalisme dan kredibilitas lembaga pengelola zakat. BAZNAS pun siap berkontribusi aktif dalam revisi undang-undang, dengan semangat kolaborasi demi kesejahteraan melalui zakat.
Dengan adanya putusan ini, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kepercayaan publik dan memperkuat peran zakat dalam pemberdayaan umat serta pengentasan kemiskinan.
Sumber:
SIARAN PERS
Nomor: 298/HUM-BAZ/VIII/2025
Kamis, 28 Agustus 2025
BERITA29/08/2025 | Humas Baznas RI
BAZNAS Jabar Raih 5 Penghargaan di BAZNAS Award 2025
Jakarta, 28 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang BAZNAS Award 2025, BAZNAS Jabar berhasil meraih lima penghargaan bergengsi sekaligus.
Acara penganugerahan tersebut digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, dan dihadiri pejabat kementerian dan pimpinan BAZNAS dari berbagai daerah, pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Adapun kategori raihan prestasi BAZNAS Jabar dalam ajang BAZNAS Award 2025 adalah:
1. BAZNAS Provinsi Kategori A Perencanaan Terbaik
2. BAZNAS Provinsi Program Ekonomi Bank Zakat Mikro Terbaik
3. BAZNAS Provinsi Tim Kebencanaan Teraktif
4. BAZNAS Provinsi Program Promosi dan Iklan Terbaik
5. BAZNAS Provinsi Pengadministrasian ZIS di Luar Neraca Klaster 5 Terbaik
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd dalam keterangannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan para muzaki, donatur, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung berbagai program BAZNAS Jabar.
“Alhamdulillah, pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, dukungan muzaki, dan doa mustahik. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, memperkuat program pemberdayaan ekonomi, kebencanaan, serta mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Jawa Barat,” ungkapnya.
Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen BAZNAS Jabar dalam mewujudkan visi besar menjadikan zakat sebagai instrumen penting untuk pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat di Jawa Barat.
BAZNAS Jabar berharap penghargaan ini menjadi pemacu semangat untuk terus menghadirkan inovasi, transparansi, dan manfaat nyata dari zakat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh penerima penghargaan. Ia menekankan bahwa kontribusi yang diberikan para penggerak zakat merupakan bagian penting dari dakwah zakat yang membawa manfaat luas bagi umat.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh mitra, para pimpinan BAZNAS se-Indonesia atas apa yang Bapak Ibu lakukan selama ini. Apa yang sudah kita lakukan ini menjadi bagian penting dari dakwah zakat yang luar biasa,” ujar Prof Noor.
Lebih lanjut, Prof Noor menuturkan, penyelenggaraan BAZNAS Awards 2025 dilakukan secara besar-besaran untuk memberikan apresiasi yang layak bagi para penggerak zakat. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk pengakuan atas kerja keras yang telah dilakukan di berbagai daerah.
BERITA29/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
BAZNAS Jabar dan PT POS Berikan Service dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Kurir
Bandung, 22 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan apresiasinya kepada para muzaki dengan menyelenggarakan kegiatan “Thanks To Muzaki”. Dalam program ini, BAZNAS Jabar berkolaborasi dan PT Pos Indonesia menghadirkan layanan service dan ganti oli gratis bagi 100 orang kurir PT Pos Indonesia melalui bengkel binaan BAZNAS, Z-Auto.
Kegiatan ini digelar di Gedung Kantor Pos Processing Center, Jl. Soekarno-Hatta No.558, Kota Bandung, sebagai bentuk kepedulian terhadap para kurir PT Pos Indonesia yang menjadi garda terdepan dalam mendistribusikan berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Ir. Rachmat Ari Kusumanto turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada PT Pos Indonesia yang telah menjadi mitra strategis BAZNAS Jabar melalui penyediaan layanan ZIS di aplikasi Pospay.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras para kurir PT Pos yang tak kenal lelah dalam mengantarkan layanan hingga ke pelosok. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus berterima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya. Sinergi BAZNAS Jabar, PT Pos, dan Z Auto ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi kebaikan dapat memberikan manfaat langsung kepada mereka yang berjasa untuk masyarakat,” ujar Rachmat
Sementara itu, pihak PT Pos Indonesia, Bapak Rusmayana juga memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BAZNAS Jabar.
“Program ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS Jabar terhadap para kurir pos yang setiap hari bekerja keras melayani masyarakat di seluruh pelosok Jawa Barat. Dukungan ini bukan hanya meringankan beban para kurir, tetapi juga memberikan semangat baru bagi mereka untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Rusmayana selaku Asisten Manager Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Regional 3 Bandung
“Kami meyakini, keberkahan zakat yang ditunaikan para muzaki melalui BAZNAS Jabar telah menghadirkan manfaat luas, termasuk bagi para garda terdepan layanan PT Pos,” lanjutnya.
“PT Pos Indonesia siap terus berkolaborasi dengan BAZNAS Jabar dalam menghadirkan program-program kebaikan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para kurir, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara BAZNAS Jabar dan PT Pos Indonesia dalam mendorong kemudahan masyarakat untuk berzakat melalui aplikasi Pospay.
Dengan langkah ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan kewajiban zakat, sekaligus mendukung berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS Jabar.
BERITA25/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
BAZNAS Jabar Laksanakan Layanan Ambulans Bagi Mustahik
Bandung, 22 Agustus 2025 — BAZNAS Jawa Barat melalui layanan ambulans memberikan pendampingan transportasi medis bagi salah satu mustahik dhuafa, Bapak Sudewo, yang mengalami gangguan pada pemasangan selang urine ke kandung kemih.
Permohonan layanan diajukan oleh keluarga melalui Ibu Sri Redjeki, dengan tujuan pemeriksaan medis mendadak di RS Sartika Asih, Bandung. Tim ambulans menjemput pasien di kediaman Jl. Kembar II No. 53 Bandung pada pukul 10.00 WIB, dengan kondisi pasien berbaring dan didampingi oleh dua anggota keluarga.
Melalui layanan ambulans gratis ini, BAZNAS Jabar berupaya memastikan mustahik dhuafa tetap mendapatkan akses kesehatan dengan aman dan bermartabat.
Mari bersama-sama mendukung program kemanusiaan ini dengan donasi terbaik Anda. Setiap bantuan yang disalurkan akan menjadi jalan kebaikan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan.
BERITA22/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
BAZNAS Tanggap Bencana Jabar Lakukan Asesmen Rumah Terdampak Gempa bumi di Bekasi
Bekasi, 21 Agustus 2025 — Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Barat bersama sejumlah pihak terkait melakukan asesmen rumah warga yang terdampak gempa bumi tektonik di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (21/8).
Kegiatan ini melibatkan unsur dari BTB Jabar, Divisi Pendistribusian BAZNAS, BAZNAS Kabupaten Karawang, BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Karawang, BPBD Kabupaten Bekasi, serta pemerintahan setempat. Asesmen dilakukan untuk memperoleh data awal kondisi rumah warga sekaligus memetakan kebutuhan mendesak pascagempabumi.
Proses asesmen berjalan lancar dengan dukungan cuaca cerah. Tim menggunakan 1 unit mobil rescue Triton sebagai sarana transportasi lapangan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Jabar menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana, bekerja sama dengan berbagai pihak demi memastikan penanganan yang tepat, cepat, dan bermanfaat.
BERITA22/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
Bantuan BAZNAS dengan Berat 80 Ton Dikirim ke Gaza dalam Rangka Peringatan HUT RI
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Indonesia telah berhasil mengirimkan bantuan kemanusiaan seberat 80 ton ke Palestina melalui mekanisme airdrop di wilayah Gaza pada hari Minggu (17/8/2025). Bantuan ini merupakan bagian dari total 800 ton logistik yang dikirim oleh masyarakat Indonesia sebagai upaya untuk membantu meringankan penderitaan masyarakat Gaza yang sedang mengalami krisis kemanusiaan.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan tahap awal pengiriman bantuan ini. Tujuan dari bantuan ini adalah untuk meringankan beban yang dirasakan oleh masyarakat di Gaza, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan mendasar seperti bahan makanan.
Dalam pernyataannya, Kiai Noor menjelaskan bahwa paket bantuan telah dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, termasuk penggunaan parasut, agar dapat sampai dengan selamat di wilayah penerima. Ia juga menekankan bahwa bantuan yang dikirim merupakan simbol persaudaraan tanpa batas, terutama dalam momen perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke-80.
“Pengiriman bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS RI dan TNI, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Indonesia yang tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan, serta menegaskan semangat persaudaraan yang tidak mengenal batas,” katanya.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Sembako dan Sedekah Gizi untuk Santri di Hari Anak Nasional
Bandung, 6 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan untuk para santri dalam kegiatan bertajuk "Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri” pada Rabu, 6 Agustus 2025 di Pondok Pesantren Fatih Al-Ayubi, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
Melalui kegiatan ini, disalurkan berbagai bentuk bantuan untuk para santri sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap generasi muda, khususnya anak-anak yang sedang menuntut ilmu di pesantren. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, 600 kilogram beras, alat tulis untuk kebutuhan belajar, serta bantuan sedekah gizi santri berupa tiga ekor kambing. Semua ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memompa semangat para santri untuk terus belajar dan berprestasi.
Aksi kebaikan ini juga merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Provinsi Jawa Barat bersama mitra strategis, di antaranya Ghani Mandiri Indonesia (GMI) dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)
Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Ir Rachmat Ari Kusumanto, yang hadir langsung di lokasi, menegaskan bahwa momen ini lebih dari sekadar penyaluran bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk kasih sayang dan perhatian kepada anak-anak santri yang merupakan generasi penerus bangsa.
"Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan nyata kepada para santri agar terus semangat dalam menuntut ilmu," ujarnya.
Rachmat juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para mitra yang telah berkolaborasi untuk meningkatkan gizi santri
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ghani Mandiri Indonesia (GMI) dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Bantuan berupa paket sembako, 600 kilogram beras, perlengkapan alat tulis, dan sedekah gizi santri berupa tiga ekor kambing, bukan hanya meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga meningkatkan kualitas gizi dan semangat belajar para santri. Dukungan ini menjadi energi positif bagi mereka untuk terus menuntut ilmu dengan penuh optimisme dan keyakinan akan masa depan yang lebih baik." tutupnya
Kegiatan ini disambut antusias oleh para santri dan pengurus pondok pesantren, serta menjadi momentum kebersamaan yang menginspirasi untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama, khususnya anak-anak di lingkungan pesantren.
BERITA11/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
BAZNAS Jabar Salurkan Beasiswa Pendidikan ke Tunisia untuk Santri Bina Insan Mulia Cirebon
Cirebon, 29 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui bantuan biaya pendidikan kepada 12 santri asal Bina Insan Mulia, Cirebon, yang akan melanjutkan studi ke Universitas Zaitunah, Tunisia.
Setiap santri menerima bantuan sebesar enam juta rupiah sebagai biaya pendukung keberangkatan dan pendidikan dari BAZNAS Jabar. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga santri serta menjadi pendorong semangat untuk menimba ilmu di salah satu universitas tertua dan paling berpengaruh di dunia Islam.
Selain bantuan dari BAZNAS Jabar, BAZNAS RI juga turut menyalurkan bantuan pendidikan kepada 8 santri lainnya dari pondok pesantren yang sama. Dengan demikian, total terdapat 20 santri Bina Insan Mulia yang menerima dukungan untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Zaitunah, Tunisia.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian para santri ini.
“Ini adalah bukti nyata bahwa zakat mampu menjadi jembatan bagi anak-anak bangsa untuk meraih pendidikan tinggi, bahkan hingga ke luar negeri. Kami berharap para santri ini kelak kembali ke Indonesia menjadi ulama dan pemimpin yang membawa perubahan positif bagi umat,” ujar Anang
Universitas Zaitunah di Tunisia merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di dunia yang telah mencetak ribuan ulama dan cendekiawan muslim dari berbagai negara. Kesempatan belajar di sana menjadi anugerah besar bagi para santri yang selama ini menimba ilmu di pesantren dengan penuh dedikasi.
Melalui program zakat pendidikan, BAZNAS Jabar terus berupaya memfasilitasi lahirnya generasi Qurani yang unggul, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi peradaban. Masyarakat Jawa Barat pun diajak untuk terus mendukung program-program pendidikan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui kanal resmi BAZNAS Jabar.
BERITA09/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Berbagi Kebahagiaan Lebaran Yatim di Pesantren Tahfidz Quran Al Muqarrabun, Pangalengan
Kabupaten Bandung, 8 Juli 2025 — Dalam rangka memperingati 10 Muharram yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan kepada 56 anak yatim yang merupakan santri di Pesantren Tahfidz Quran Al Muqarrabun, Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Momentum bulan Muharram, khususnya pada tanggal 10, memiliki tempat istimewa dalam tradisi Islam. Umat Muslim diajak untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, salah satunya dengan menunjukkan kasih sayang dan kepedulian kepada anak yatim. Tradisi Lebaran Yatim menjadi momen penting untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan perhatian khusus kepada mereka yang kehilangan figur orang tua dalam hidupnya.
Berbagai bentuk bantuan disalurkan BAZNAS Jabar dalam kunjungan ke Pesantren Tahfidz Quran Al Muqarrabun. 56 santri yang tinggal dan belajar di pesantren ini menerima 56 paket perlengkapan sekolah yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat mereka dalam menuntut ilmu. Tak hanya itu, perlengkapan tidur seperti kasur juga bagikan sebanyak 7 unit, agar para santri bisa beristirahat dengan lebih nyaman dan layak di tengah fasilitas yang terbatas.
Guna mendukung kebutuhan pangan sehari-hari, BAZNAS Jabar juga memberikan 27 paket sembako yang bisa langsung dimanfaatkan oleh anak-anak dan pengurus pesantren. Sementara itu, sedekah daging sebanyak dua ekor domba disembelih dan dibagiakan kepada para santri yatim dan masyarakat sekitar lingkungan pesantren, sebagai bentuk kepedulian dan upaya berbagi kebahagiaan bersama di bulan mulia Muharram ini.
Kondisi keterbatasan ekonomi di daerah seperti Pangalengan membuat anak-anak yatim di pesantren ini kerap menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan dasar, baik pendidikan maupun kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kehadiran BAZNAS Jabar menjadi harapan dan bukti nyata bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi kehidupan.
"Anak-anak yatim adalah amanah kita bersama. Di bulan yang mulia ini, kami ingin menghadirkan senyum di wajah mereka dan mengingatkan masyarakat luas bahwa berbagi itu tidak harus menunggu kaya. Kita bisa mulai dari yang kecil, tapi dilakukan dengan cinta dan niat yang tulus," ujar Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Ir. Rachmat Ari Kusumanto
Rachmat juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial dan kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan bersama-sama, kita bisa menjangkau lebih banyak anak-anak yatim dan dhuafa di berbagai pelosok Jawa Barat.
“Donasi yang masyarakat berikan ke BAZNAS Jabar, akan terus digunakan untuk mendukung program-program sosial kemanusiaan. Karena dengan bersama-sama kita bisa menjangkau lebih banyak anak yatim dan dhuafa di berbagai pelosok di Jawa Barat”
BERITA08/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
Ciamis Raih Penghargaan Kabupaten Zakat dari BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menganugerahkan BAZNAS Kabupaten Ciamis sebagai Kabupaten Zakat atas keberhasilannya membangun sistem pengelolaan zakat berbasis desa yang solid, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis Drs. H. Lili Miftah, MBA., di Ciamis Islamic Center, Jawa Barat, Selasa (1/7/2025). Turut hadir Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, MM., jajaran Pimpinan BAZNAS RI, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat Dr. H. Anang Jauharudin, M.M.Pd, beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI juga menyerahkan buku "Kota Zakat Ciamis untuk Indonesia: Hadirkan Solusi Atasi Kemiskinan Desa" yang dikeluarkan oleh Direktorat Kajian dan Pengambangan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI. Adapun kesimpulan dari hasil asesmen Indeks Kabupaten/Kota Zakat Ciamis 2025 menunjukkan bahwa pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis telah berada pada kategori Sangat Baik.
Tidak hanya di Kabupaten Ciamis, Indeks Zakat Nasional (IZN) Provinsi Jawa Barat juga menunjukan hasil 0,84 (sangat baik) pada dimensi makro yang berarti secara kewilayahan, pengelolaan zakat di Provinsi Jawa Barat berada pada kategori sangat baik. Sementara dimensi mikro meraih nilai 0,92 yang artinya secara tata kelola dan dampak zakat terhadap pengentasan kemiskinan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat berada pada kategori sangat baik. Hal ini membuat skor akhir IZN BAZNAS Provinsi Jawa Barat sebesar 0,89 termasuk kategori Sustained/berkelanjutan dan merupakan salah satu provinsi dengan capaian tertinggi.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis menjadi contoh nyata bagaimana zakat dapat berperan strategis dalam pengentasan kemiskinan.
“Buku Kota Zakat Ciamis untuk Indonesia: Hadirkan Solusi Atasi Kemiskinan Desa menjadi bukti nyata penguatan sistem zakat hingga level desa. Komitmen kuat, regulasi daerah yang konsisten, dan inisiatif seperti ‘kenclengisasi’ menunjukkan potensi besar partisipasi masyarakat,” ungkapnya.
Kiai Noor menambahkan, penguatan kelembagaan zakat di tingkat desa dan keberhasilan menghimpun infak hingga miliaran rupiah adalah hasil kolaborasi dan kepercayaan publik.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. KH. Lili Miftah, MBA., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut dan menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat.
“Kami hanya menjalankan amanah. Keterlibatan masyarakat dan dukungan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memperkuat UPZ hingga pelosok desa. Keberhasilan menghimpun ZIS-DSKL adalah bukti nyata partisipasi aktif dan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS,” ujar Lili
Lili juga berharap praktik pengelolaan zakat berbasis desa yang telah diterapkan dapat menginspirasi daerah lain.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.P.d juga mengharapkan hal yang sama agar Kota dan Kabupaten lain di Provinsi Jawa Barat bisa mereplikasi pendekatan zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis.
“Apa yang telah dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis ini adalah inspirasi dan bisa dijadikan referensi bagi kota dan kabupaten di Jawa Barat lainnya untuk mereplikasi pendekatan pengelolaan zakat di Ciamis" ucapnya.
BAZNAS Provinsi Jawa Barat pun siap untuk terus melakukan koordinasi dan mendampingi kota dan kabupaten di wilayah Jawa Barat untuk terus memperbaiki tata kelola zakat agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah
BERITA08/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Berikan Tempat Singgah, Tempat Tenang Bagi Novi
Awal Juni 2025, langkah kaki Novi Purwasari, perempuan 28 tahun asal Desa Galagamba, Ciwaringin, Cirebon, tiba di Kota Bandung. Bukan untuk jalan-jalan, melainkan untuk menjalani perawatan atas penyakit kista yang ia derita.
Dengan membawa surat kontrol dan BPJS Mandiri, Novi harus berobat ke RS Hasan Sadikin, rumah sakit rujukan yang jauh dari kampung halamannya. Jarak tempuh belasan kilometer, ditambah proses pengobatan yang tidak cukup sehari, menjadikan keberadaan tempat singgah bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan.
Mengetahui hal itu, sang saudari, Usaeni, mengajukan permohonan agar Novi bisa tinggal sementara di Rumah Singgah Pasien BAZNAS Jabar.
Alhamdulillah, pengajuan diterima. Novi bisa beristirahat dengan tenang, tak perlu memikirkan biaya penginapan. Di rumah singgah, ia ditemani satu orang pendamping, disambut dengan fasilitas dasar yang layak, nyaman, dan layaknya rumah sendiri.
“Kami bersyukur ada tempat aman untuk istirahat, dekat dari rumah sakit, tanpa biaya, dan penuh kepedulian,” ungkap Usaeni.
Melalui zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan, telah menjadi atap harapan bagi Novi dan mereka yang sedang diuji kesehatan dan keadaan.
Rumah Singgah Pasien BAZNAS Jabar bukan sekadar tempat menginap ia adalah bentuk nyata dari donasi yang Anda titipkan: memberi ruang istirahat, tempat memulihkan tenaga, dan rasa tenang bagi pasien dari luar kota yang sedang berjuang.
BERITA03/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
Ambulance BAZNAS Jabar Antar Harapan Naomi ke Rumah Sakit
Pagi Rabu, 2 Juli 2025, suasana di Komplek GBA 2, Balong, Kabupaten Bandung, tampak tenang. Di salah satu rumah, seorang ayah, Pak Agi, tengah bersiap mengantar putrinya yang harus kembali menjalani pemeriksaan ke rumah sakit.
Putrinya, Naomi Basalia, mengalami patah tulang kaki dan sedang menjalani masa pemulihan. Karena kondisinya masih harus berbaring, perjalanan dari rumah ke RS Halmahera tidak memungkinkan dilakukan dengan kendaraan biasa.
Dengan penuh kepedulian, Pak Agi menghubungi tim Ambulans BAZNAS Jabar. Ia hanya ingin memastikan anaknya sampai dengan aman dan nyaman. Tepat pukul 08.30 WIB, tim ambulans tiba di rumah untuk melakukan penjemputan.
"Alhamdulillah, sekarang Naomi bisa dibawa kontrol dengan tenang," ujar Pak Agi singkat, namun penuh lega.
Naomi pun dibantu oleh tim ambulans, didampingi dua anggota keluarga lainnya. Selama perjalanan, ia dirawat dengan penuh perhatian, tanpa biaya, dan tanpa kerumitan administratif.
Layanan ambulans BAZNAS Jabar bukan sekadar pengantaran medis. Ini adalah bagian dari amanah zakat yang Anda titipkan: mengantarkan harapan, menjembatani kebutuhan, dan meringankan langkah mereka yang sedang berjuang.
Terima kasih para muzakki. Zakat Anda telah menjadi kendaraan harapan yang nyata bagi Naomi dan ribuan mustahik lainnya di Jawa Barat.
BERITA02/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
Sedekah Daging BAZNAS Jabar: Amanah Donatur Tersalurkan ke Wilayah Rentan Gizi
Bandung, 10 Juni 2025 — BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menyalurkan amanah kebaikan dari para donatur melalui program Sedekah Daging, menjangkau masyarakat prasejahtera di wilayah Bandung Raya dan Kabupaten Sumedang.
Sebanyak 364 paket Sedekah Daging dibagikan secara langsung kepada warga yang membutuhkan, dengan fokus utama kepada kelompok rentan seperti lansia, ibu rumah tangga dengan keterbatasan ekonomi, dan anak-anak dalam keluarga prasejahtera.
Distribusi Tepat Sasaran: Menyapa yang Terpinggirkan
Distribusi dilakukan di lebih dari 70 titik yang tersebar di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang. Wilayah-wilayah tersebut dipilih berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan dan data lapangan yang menunjukkan keterbatasan akses terhadap daging dan gizi layak.
Beberapa desa prioritas seperti Sindanggalih (Kabupaten Sumedang), Sangkanhurip (Kabupaten Bandung), Cimenyan (Kabupaten Bandung), serta Mandalasari dan Cipatat (Kabupaten Bandung Barat) menjadi sasaran utama karena jarangnya bantuan protein hewani menjangkau wilayah tersebut. Sementara di Kota Bandung, wilayah seperti Sukagalih, Sukabungah, Situsaeur, dan Mengger dipilih karena tingkat padat penduduk dan banyaknya keluarga dengan penghasilan rendah.
Kepercayaan yang Dijaga, Amanah yang Dijalankan
Seluruh proses penyaluran dilakukan secara transparan dan terverifikasi. Setiap penerima manfaat telah melalui proses pendataan oleh relawan dan tim lapangan BAZNAS Jabar, bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan aparatur wilayah. Distribusi dilakukan langsung ke rumah-rumah warga maupun secara kolektif di titik distribusi yang ditentukan.
Penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan haru atas perhatian yang mereka terima. Seorang ibu rumah tangga di wilayah Cimanggung menyampaikan:
"Sudah lama kami tidak makan daging. Hari ini, bukan hanya makanan, tapi juga semangat yang kami rasakan. Terima kasih kepada para donatur dan BAZNAS Jabar."
Dampak Nyata, Bukan Sekadar Bantuan Sementara
Program Sedekah Daging bukan hanya tentang berbagi pangan, tetapi tentang memperkuat solidaritas sosial dan memenuhi kebutuhan dasar yang sering terlupakan. Di tengah keterbatasan ekonomi dan tantangan akses pangan, daging menjadi barang mewah bagi sebagian keluarga. Kehadiran program ini menjadi simbol kehadiran dan kepedulian umat.
BAZNAS Jabar terus berkomitmen menjaga kepercayaan para donatur dan menyalurkan setiap titipan kebaikan secara amanah, transparan, dan berdampak. Semoga ikhtiar ini menjadi jembatan keberkahan bagi yang memberi dan yang menerima.
BERITA16/06/2025 | Humas BAZNAS Jabar
Dekatkan Layanan Zakat ke Rakyat, BAZNAS Jabar Hadirkan Servis Motor Gratis hingga Charity Store di Karawang
Karawang, 13 Juni 2025 — BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan layanan publik berbasis kemanusiaan kepada masyarakat melalui partisipasinya dalam acara Abdi Nagri Nganjang ka Warga edisi Kabupaten Karawang.
Kegiatan yang menjadi bagian dari program rutin Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini disambut antusias oleh warga Karawang. Dalam acara yang digelar di Lapangan Sepak Bola Persiko, BAZNAS Jabar membuka berbagai layanan publik secara gratis yang menyasar langsung kebutuhan warga.
Tercatat, sebanyak 50 penerima manfaat telah mendapatkan layanan pemberian oli gratis, sebuah layanan yang menyasar para pekerja informal seperti pengemudi ojek, pedagang keliling, dan buruh harian. Layanan service gratis motor ini dikerjakan oleh binaan BAZNAS yang tergabung dalam program Z-Auto. Sementara itu, 63 penerima manfaat lainnya mendapat layanan cukur rambut gratis
Selain itu, BAZNAS Jabar juga menghadirkan Charity Store, tempat masyarakat bisa menyalurkan barang-barang layak pakai yang masih bernilai guna. Barang-barang tersebut akan dijual kembali, dan hasil penjualannya akan digunakan untuk program-program kemanusiaan. Ini menjadi salah satu cara inovatif dalam memperluas partisipasi publik dalam berinfak.
Tak hanya itu, BAZNAS Jabar turut memfasilitasi promosi produk-produk binaan mustahik sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi. Pengunjung acara dapat melihat dan membeli berbagai produk unggulan hasil usaha para penerima manfaat zakat, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, hingga produk fashion rumahan.
"Kehadiran BAZNAS di Karawang bukan hanya sekadar layanan, tapi bagian dari misi besar untuk membumikan zakat sebagai solusi nyata dalam mengangkat derajat masyarakat," ujar Ketua BAZNAS Jabar, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd.
Melalui acara ini, BAZNAS Jabar tidak hanya menghadirkan layanan langsung, tapi juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan kebaikan. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat berdonasi melalui BAZNAS Jabar ataupun menyumbangkan barang layak pakai ke BAZNAS Charity Store
BERITA13/06/2025 | Humas BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar dan Yayasan SAPA Bantu 40 Mustahik menjadi Pengusaha
Bandung, 12 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat terus memperkuat peranannya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memberikan bantuan modal usaha serta melaksanakan kegiatan pembinaan kepada 40 penerima manfaat melalui program “Mustahik to Pengusaha”. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Jabar dan Yayasan SAPA, JARI (Jaringan Relawan Independent), Forum Pengada Layanan (FPL) Wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta, serta Digital Mama.
Program “Mustahik to Pengusaha” dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi para mustahik, dengan pendekatan pelatihan, pendampingan, dan pemberian bantuan modal usaha. Sebagai bagian dari program yayasan SAPA yang menargetkan pemberdayaan 1.500 UMKM di 20 kabupaten/kota di Jawa Barat, hingga Mei 2025 BAZNAS Jabar dan Yayasan SAPA sudah menjangkau 733 orang yang tersebar di 10 wilayah.
Ibu Sri Mulyani, Ketua dari Yayasan SAPA, menyampaikan bahwa mayoritas peserta program merupakan perempuan dari kelompok rentan.
“Program ini menyasar sekitar 70 persen perempuan, termasuk di dalamnya perempuan penyandang disabilitas, orang tua tunggal, pekerja migran, hingga korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tujuannya adalah agar mereka dapat mandiri secara ekonomi dan mampu mengembangkan usahanya sendiri,” ujar Sri Mulyani.
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Jabar atas kerja sama ini, dan berharap agar program tersebut dapat direplikasi serta diperluas cakupannya ke lebih banyak wilayah di Jawa Barat.
Senada dengan hal tersebut, Ketua BAZNAS Kota Bandung, Ahmad Roziqin, menyatakan bahwa pihaknya juga memiliki program khusus pemberdayaan bagi perempuan
“BAZNAS Kota Bandung berkomitmen untuk terus membantu kaum perempuan mustahik Kota Bandung agar dapat berdiri secara mandiri. BAZNAS Kota Bandung juga memiliki Program PEKA (Penguatan Ekonomi Keluarga dan Anak)” ucap Ahmad Roziqin
Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Achmad Faisal, menekankan pentingnya peran zakat dalam membebaskan masyarakat dari jerat kemiskinan dan ketergantungan ekonomi.
“BAZNAS Jabar hadir sebagai pengelola dana zakat yang wajib membantu mereka yang membutuhkan. Program 'Mustahik to Pengusaha' ini sangat penting agar para bapak dan ibu yang hadir di sini bisa keluar dari kondisi ekonomi saat ini. Dengan dukungan modal usaha dan pendampingan yang berkelanjutan dari BAZNAS Jabar, kami berharap bisnis para mustahik bisa berkembang dengan lancar,” ungkap Achmad Faisal.
Ia juga menambahkan pesan moral kepada para peserta, “Tolong amanah dari para muzaki ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bagikan pengalaman berharga ini agar bisa menjadi inspirasi bagi mustahik lainnya yang mungkin saat ini ibu bapak yang mendapatkan bantuan namun siapa tau beberapa bulan kemudian ibu bapak yang membantu orang lain”
Dalam kesempatan tersebut, Komisioner Komnas Perempuan Jawa Barat, Daden Sukendar, M.Pd turut memberikan materi berupa paparan dan diskusi mengenai optimalisasi dana zakat untuk penanganan dan pemberdayaan perempuan korban kekerasan. Ia menekankan bahwa zakat tidak hanya memiliki fungsi karitatif, tetapi juga strategis dalam memutus siklus kekerasan berbasis gender, dengan mendukung pemulihan dan penguatan ekonomi para penyintas agar dapat hidup mandiri, bermartabat, dan berdaya di tengah masyarakat.
BAZNAS Provinsi Jawa Barat menyadari Perempuan memiliki peran penting dalam menopang ekonomi keluarga, terutama para perempuan yang juga berperan sebagai kepala keluarga. oleh karena itu mereka harus mendapatkan dukungan yang maksimal, baik dari sisi pelatihan maupun permodalan
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya lebih optimal, meningkatkan pendapatan keluarga, serta turut menggerakkan roda perekonomian lokal. Program ini juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam sektor UMKM dan mendorong terciptanya ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan di Jawa Barat.
BERITA13/06/2025 | Humas BAZNAS Jabar

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
