WhatsApp Icon
BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Kebakaran kepada Enah Marlinah di Cilengkrang

KAB. BANDUNG — BAZNAS Provinsi Jawa Barat melalui Pimpinan Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan menyalurkan bantuan kebakaran kepada Enah Marlinah, warga Kampung Pasir Tengah RT 005/RW 004, Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Senin (14/9/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Jabar kepada masyarakat yang terdampak musibah sekaligus upaya meringankan beban penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pascakejadian.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara langsung dengan melibatkan unsur pemerintah desa setempat. Kehadiran BAZNAS Jabar di tengah masyarakat menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan dana zakat yang dihimpun dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang menghadapi kondisi darurat akibat musibah kebakaran.

Pimpinan BAZNAS Jabar Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, Dra. Hj. Ruri Badariyah Ramadanti, M.T., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan amanah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Ibu Enah dan keluarga setelah mengalami musibah kebakaran. BAZNAS Jawa Barat berupaya agar amanah dari para muzaki dapat hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi sulit seperti ini,” ujar Ruri.

Ruri menambahkan, penanganan masyarakat yang terdampak musibah membutuhkan kepedulian dan sinergi berbagai pihak. Menurutnya, BAZNAS tidak hanya berorientasi pada penghimpunan zakat, tetapi juga memastikan dana yang dikelola dapat kembali memberikan manfaat sosial melalui program pendistribusian dan pendayagunaan. “Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk menghadirkan kemaslahatan. Semoga bantuan ini dapat menjadi penguat bagi keluarga untuk kembali menata kehidupan setelah musibah yang terjadi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Jatiendah, Hj. Endang Sri Wiedyastutie, S.E., mengapresiasi perhatian BAZNAS Jawa Barat terhadap warganya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada warga kami yang mengalami musibah kebakaran. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi masyarakat, karena selain membantu meringankan beban, juga menunjukkan adanya kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi musibah,” ungkap Endang.

Bagi Enah Marlinah, bantuan yang diterimanya menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti di tengah kondisi sulit yang sedang dihadapi. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat dan Pemerintah Desa Jatiendah yang telah memberikan bantuan dan perhatian kepada saya. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami setelah mengalami musibah kebakaran. Semoga kebaikan dari BAZNAS dan para muzaki dibalas oleh Allah SWT,” tutur Enah.

Penyaluran bantuan kepada Enah Marlinah menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Jawa Barat dalam memperkuat kehadiran zakat sebagai instrumen kepedulian sosial dan kemanusiaan. Melalui dukungan para muzaki dan sinergi dengan pemerintah serta masyarakat di tingkat daerah, BAZNAS Jabar terus berupaya menghadirkan manfaat zakat secara tepat sasaran, termasuk bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan akibat musibah dan kondisi darurat.

14/09/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Kadedeuh untuk Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi

Bekasi (12/9) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak musibah dengan menyalurkan bantuan kadedeuh bagi korban kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kota Bekasi. Bantuan tersebut disalurkan kepada seluruh kelompok korban, baik keluarga korban meninggal dunia maupun warga yang mengalami luka berat dan luka ringan. Bantuan kadedeuh yang diberikan mencapai Rp300 juta yang berasal dari Zakat ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak musibah.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen BAZNAS Jawa Barat untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dapat kembali memberikan manfaat secara langsung kepada mereka yang membutuhkan, terutama dalam situasi kedaruratan dan musibah. Bantuan kadedeuh diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga korban dalam menghadapi dampak sosial dan ekonomi yang timbul setelah peristiwa tersebut.

Kebakaran SPBE Cimuning terjadi pada Rabu malam, 1 April 2026 yang lalu, di kawasan Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Peristiwa yang disertai ledakan tersebut diduga berkaitan dengan kebocoran gas, sementara penyebab pastinya masih ditangani melalui proses penyelidikan oleh pihak berwenang. 

Dahsyatnya kebakaran tidak hanya berdampak pada fasilitas SPBE, tetapi juga merembet ke kawasan permukiman di sekitarnya. Sejumlah rumah dan bangunan warga mengalami kerusakan, sementara puluhan orang terdampak dalam peristiwa tersebut. Data yang berkembang setelah kejadian juga menunjukkan adanya korban luka bakar yang harus menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Pada perkembangan berikutnya, jumlah korban tercatat mencapai 22 orang, terdiri atas korban meninggal dunia dan korban luka.

Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran BAZNAS Jawa Barat di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah. “Bantuan kadedeuh ini merupakan ikhtiar BAZNAS Jawa Barat untuk meringankan beban keluarga korban, baik yang kehilangan anggota keluarganya maupun mereka yang masih menjalani proses pemulihan akibat luka. Kami ingin memastikan bahwa amanah zakat yang dititipkan masyarakat dapat hadir dan dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan, terutama dalam kondisi seperti ini,” ujar Zaki.

Menurut Zaki, penyaluran bantuan tidak berhenti pada kelompok korban yang meninggal dunia, tetapi juga diberikan kepada korban yang mengalami luka berat maupun luka ringan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Jawa Barat untuk memberikan perhatian secara menyeluruh kepada masyarakat terdampak. “Musibah ini memberikan dampak yang tidak sederhana bagi keluarga korban. Karena itu, BAZNAS berupaya memberikan dukungan secara proporsional sesuai dengan kondisi dan kebutuhan korban, sebagai wujud kepedulian sekaligus solidaritas sosial dari para muzaki dan masyarakat Jawa Barat,” tambahnya.

Salah seorang penerima bantuan, Bu Isni, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Ia dan keluarganya turut mengalami dampak yang sangat berat dalam musibah tersebut. Bu Isni harus kehilangan suami serta dua orang anaknya. Dengan penuh haru, ia menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan menjadi penguat bagi dirinya untuk menghadapi masa-masa sulit pascaperistiwa tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat yang sudah datang dan memberikan bantuan kepada keluarga kami. Musibah ini sangat berat bagi saya, karena suami dan dua anak saya telah meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Bantuan ini tentu tidak akan menggantikan kehilangan yang kami alami, tetapi sangat berarti untuk membantu saya melewati masa sulit ini. Semoga kebaikan dan kepedulian BAZNAS serta para muzaki dibalas oleh Allah SWT dengan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda,” ungkapnya.

Dengan tersalurkannya bantuan kadedeuh tersebut, BAZNAS Jawa Barat berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi penguat bagi keluarga korban dalam melewati masa sulit sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pascamusibah. BAZNAS Jawa Barat juga menyampaikan doa agar para korban yang masih dalam proses pemulihan diberikan kesehatan dan kekuatan, sementara keluarga yang kehilangan anggota keluarga diberikan ketabahan.

Penyaluran bantuan bagi korban kebakaran SPBE Cimuning ini sekaligus menegaskan komitmen BAZNAS Jawa Barat untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah, responsif dan berorientasi pada kemaslahatan. Melalui zakat yang ditunaikan para muzaki, BAZNAS Jawa Barat berupaya menghadirkan manfaat tidak hanya melalui program pemberdayaan, tetapi juga melalui respons kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi musibah dan kondisi darurat.

14/09/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Perkuat Sinergi Kabupaten/Kota, Dorong Optimalisasi Potensi Zakat Jawa Barat

BANDUNG BARAT — Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat bersama seluruh Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Barat mengikuti Pertemuan Silaturahmi Pimpinan BAZNAS Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pesantren Sains & Teknologi Darul Hikam, Jalan Dago Giri Lembang Kabupaten Bandung Barat, menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Jawa Barat.

Posisi Strategis BAZNAS di Setiap Daerah Jawa Barat

Ketua BAZNAS Jabar, Dr. H. Anang Jauharudin, M.M.Pd., dalam sambutan sekaligus laporannya sebagai tuan rumah menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memiliki posisi strategis dalam memastikan pengelolaan zakat dapat berjalan secara terarah, terkoordinasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kekuatan BAZNAS di Jawa Barat tidak hanya terletak pada masing-masing lembaga, tetapi juga pada kemampuan membangun orkestrasi dan kolaborasi antarlembaga. “Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan antarpimpinan, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, serta membangun langkah bersama agar potensi zakat di Jawa Barat dapat dikelola semakin optimal dan memberikan kemaslahatan yang lebih luas bagi umat,” ungkap Anang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Jawa Barat, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM, yang memberikan materi mengenai target dan optimalisasi penghimpunan zakat tahun 2026–2027. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menekankan pentingnya penguatan posisi BAZNAS di setiap daerah sebagai bagian dari ekosistem pengelolaan zakat nasional. “BAZNAS di daerah harus menjadi lembaga yang semakin kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat. Sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS provinsi, dan BAZNAS kabupaten/kota menjadi kunci agar potensi zakat dapat dihimpun dan dikelola secara lebih efektif,” ujar Sodik.

Potensi Zakat Rp30 Triliun dan Manfaatnya bagi Kesejahteraan Umat

Jawa Barat memiliki potensi zakat yang besar, yang dalam pembahasan kegiatan disebut mencapai sekitar Rp30 triliun. Namun, potensi tersebut hingga kini belum seluruhnya dapat dihimpun secara maksimal. Karena itu, optimalisasi penghimpunan menjadi salah satu agenda penting yang perlu dilakukan secara bersama-sama, baik melalui penguatan literasi zakat, peningkatan kepercayaan publik, pengembangan layanan digital, maupun perluasan kolaborasi dengan berbagai pihak. Anang menilai, potensi tersebut harus dipandang bukan semata-mata sebagai angka penghimpunan, melainkan sebagai peluang besar untuk menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas. “Kalau potensi zakat dapat dihimpun dan dikelola secara optimal, maka dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat Jawa Barat. Zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang membantu mengurangi beban masyarakat sekaligus membuka peluang agar mustahik dapat tumbuh menjadi lebih mandiri,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa optimalisasi zakat membutuhkan konsolidasi dan inovasi seluruh jajaran BAZNAS. Menurutnya, peningkatan penghimpunan harus berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola dan kualitas pendistribusian serta pendayagunaan. “Zakat harus dikelola dengan prinsip amanah, profesional, transparan, dan berdampak. Ketika masyarakat melihat bahwa zakat yang mereka tunaikan benar-benar memberikan manfaat, kepercayaan kepada lembaga zakat akan semakin tumbuh,” tuturnya.

Lebih jauh, Anang menegaskan bahwa pengelolaan ZIS yang optimal memiliki peran penting dalam mendorong kesejahteraan umat dan masyarakat Jawa Barat. Dana zakat dapat diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan sosial melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dakwah, hingga pemberdayaan masyarakat. “Orientasi kita bukan hanya menghimpun sebanyak-banyaknya, tetapi memastikan setiap dana yang dipercayakan oleh muzaki memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota, insyaallah zakat dapat menjadi kekuatan bersama untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat,” ujar Anang.

Pertemuan yang dihadiri seluruh Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat serta Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Barat tersebut ditutup dengan semangat memperkuat koordinasi dan kolaborasi pengelolaan ZIS. Melalui forum silaturahmi ini, BAZNAS Jawa Barat dan seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota diharapkan semakin solid dalam mengoptimalkan potensi zakat, memperluas manfaat pendistribusian dan pendayagunaan, serta membangun kepercayaan masyarakat sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan umat di Jawa Barat.

11/09/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Gandeng Ponpes Attamur Buka Jalan Baru bagi Pencari Kerja Lewat Layanan Hapus Tato Gratis

Kab. Bandung (9/9) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menghadirkan layanan sosial berbasis pemberdayaan masyarakat melalui program hapus tato gratis. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur dan dipusatkan di lingkungan Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur, Kabupaten Bandung, Rabu (9/9/2026). Kehadiran program tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Jabar membantu masyarakat yang ingin memperbaiki kondisi kehidupannya dan menghadapi kendala dalam memperoleh pekerjaan.

Layanan tersebut mendapat respons positif dari puluhan masyarakat usia produktif yang secara sukarela mengikuti program. Bagi sebagian peserta, tato tidak hanya berkaitan dengan persoalan penampilan, tetapi juga menjadi salah satu hambatan ketika mereka memasuki dunia kerja. Sejumlah perusahaan maupun instansi memiliki ketentuan tertentu terkait penampilan calon pekerja, sehingga keberadaan tato dapat mempersempit kesempatan mereka untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki.

Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Jabar terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk kembali produktif. Menurutnya, persoalan tato dalam konteks program ini dilihat dari dampaknya terhadap akses masyarakat terhadap kesempatan kerja dan penghidupan yang layak. “Program ini merupakan upaya membantu masyarakat Jawa Barat yang terkendala masuk dunia kerja karena memiliki tato. Kami ingin dana umat yang dikelola BAZNAS dapat menghadirkan solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Zaki.

Zaki menjelaskan, para peserta pada dasarnya memiliki potensi dan kemampuan untuk bekerja, namun menghadapi hambatan tertentu akibat kebijakan atau persyaratan penampilan di sejumlah tempat kerja. Karena itu, BAZNAS Jabar memanfaatkan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat Jawa Barat untuk mendukung upaya peserta membuka kembali peluang ekonomi. “Dana yang digunakan dalam program ini berasal dari zakat masyarakat Jawa Barat. Amanah tersebut kami salurkan dalam bentuk layanan yang diharapkan dapat membantu penerima manfaat memperbaiki kualitas hidup sekaligus meningkatkan kesempatan mereka untuk mendapatkan pekerjaan,” katanya.


Program hapus tato gratis ini telah memasuki tahap ketiga, setelah sebelumnya dilaksanakan pada Juli dan Agustus 2026. Pelaksanaan pada September menjadi bagian akhir dari rangkaian program yang telah berjalan selama beberapa bulan. Dalam prosesnya, peserta mendapatkan penanganan secara bertahap karena penghapusan tato tidak dapat dilakukan secara instan. Tingkat ketebalan tato, ukuran, serta jenis tinta yang digunakan menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi proses dan jumlah tindakan yang diperlukan.

“Penghapusan tato tidak bisa selesai hanya dengan satu kali tindakan. Kondisinya berbeda-beda, tergantung jenis dan karakteristik tato. Bahkan ada peserta yang saat ini sudah menjalani penanganan untuk ketiga atau keempat kalinya,” jelas Zaki. Karena itu, peserta diharapkan mengikuti proses penanganan sesuai prosedur dan arahan tenaga profesional agar layanan dapat berlangsung secara tepat dan aman.

Selain layanan hapus tato, kegiatan kolaboratif BAZNAS Jabar dan Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur tersebut juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di sekitar lokasi. Kehadiran layanan kesehatan ini semakin memperluas manfaat kegiatan, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh dukungan dalam menghadapi persoalan akses pekerjaan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka secara cuma-cuma.

Melalui program ini, BAZNAS Jabar menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan dana zakat tidak hanya dalam bentuk bantuan yang bersifat karitatif, tetapi juga melalui program pemberdayaan yang mendorong penerima manfaat kembali produktif dan mandiri. BAZNAS Jabar juga mengajak masyarakat yang memiliki kebutuhan serupa untuk memperoleh informasi melalui kanal resmi BAZNAS Jawa Barat. “Masyarakat Jawa Barat yang ingin menghapus tato karena menghadapi kendala dalam mencari pekerjaan dapat mengakses informasi melalui media sosial dan website resmi BAZNAS Jawa Barat,” pungkas Zaki.

10/09/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS Jabar
BAZNAS Jawa Barat Salurkan Santunan bagi Keluarga Korban Ledakan Gas di Cikarang

BEKASI – BAZNAS Provinsi Jawa Barat turut hadir mendampingi Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., dalam penyaluran santunan bagi keluarga korban musibah ledakan gas elpiji di Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (30/8/2026). Melalui dukungan zakat yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui BAZNAS Jawa Barat menyalurkan bantuan sebesar Rp150 juta sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi keluarga yang terdampak musibah.

Bantuan tersebut diserahkan untuk membantu meringankan beban keluarga korban, khususnya setelah musibah mengakibatkan sejumlah anggota keluarga mengalami luka bakar dan membutuhkan perawatan. Kehadiran BAZNAS Jawa Barat dalam penyaluran tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan amanah zakat yang dihimpun dari para ASN dapat kembali memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi kedaruratan dan musibah kemanusiaan.

Peristiwa ledakan terjadi pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga dan pemberitaan di lapangan, ledakan diduga berkaitan dengan kebocoran gas elpiji ketika aktivitas memasak berlangsung. Sebanyak enam orang dalam satu keluarga menjadi korban dan mengalami luka bakar. Dua korban, yakni seorang ayah dan anaknya, kemudian meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. 

Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., yang hadir menemui keluarga korban, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama berbagai pihak terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. “Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah memastikan keluarga korban tidak merasa menghadapi musibah ini sendirian. Pemerintah akan terus berupaya memberikan pendampingan dan memastikan kebutuhan korban serta keluarganya mendapatkan perhatian,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., mengatakan bahwa santunan tersebut merupakan amanah dari para ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang ditunaikan melalui BAZNAS Jawa Barat. “Bantuan ini merupakan amanah zakat yang dihimpun dari para ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kami berharap santunan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi masa sulit sekaligus menjadi wujud nyata bahwa zakat dapat hadir dalam situasi kemanusiaan dan memberikan manfaat secara langsung,” ungkapnya.


Salah seorang keluarga penerima bantuan, Kanah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan kepada keluarga kami. Dalam kondisi seperti ini, perhatian dan bantuan dari pemerintah serta BAZNAS Jawa Barat sangat berarti bagi kami. Semoga kebaikan para ASN yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS mendapatkan balasan dari Allah SWT,” tuturnya.

Melalui penyaluran santunan tersebut, BAZNAS Jawa Barat kembali menegaskan peran zakat sebagai instrumen kepedulian sosial yang dapat hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi. BAZNAS Jawa Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Jawa Barat, sehingga amanah tersebut dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Diharapkan dukungan tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menguatkan keluarga korban dalam menghadapi masa pemulihan serta memperkokoh solidaritas sosial di Jawa Barat.

31/08/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS Jabar

Berita Terbaru

MK Menolak Gugatan Terkait UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengaturan Zakat
MK Menolak Gugatan Terkait UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengaturan Zakat
### Mahkamah Konstitusi Menolak Permohonan Uji Materiil Undang-Undang Tentang Pengelolaan Zakat Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan menolak permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat yang diajukan oleh beberapa pihak. Dalam amar putusannya, MK menyatakan bahwa permohonan tersebut tidak beralasan hukum, sehingga UU 23/2011 tetap berlaku. MK juga menegaskan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bukan lembaga superbody, melainkan bagian dari sistem pengelolaan zakat nasional yang terintegrasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Pemerintah. MK memerintahkan DPR dan Pemerintah untuk merevisi UU Pengelolaan Zakat dalam dua tahun ke depan guna memperkuat tata kelola zakat di Indonesia. BAZNAS RI menyambut baik putusan MK, menganggapnya sebagai langkah yang memperjelas kedudukan UU 23/2011. Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, mengapresiasi putusan tersebut sebagai landasan hukum yang sah untuk pengelolaan zakat di Indonesia dan untuk memperbaiki undang-undang agar lebih adaptif, akuntabel, dan berkeadilan. Putusan MK juga menekankan pentingnya penguatan unified system dalam pengelolaan zakat, memastikan koordinasi efektif antar-lembaga, serta mendorong penerapan prinsip good amil governance untuk profesionalisme dan kredibilitas lembaga pengelola zakat. BAZNAS pun siap berkontribusi aktif dalam revisi undang-undang, dengan semangat kolaborasi demi kesejahteraan melalui zakat. Dengan adanya putusan ini, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kepercayaan publik dan memperkuat peran zakat dalam pemberdayaan umat serta pengentasan kemiskinan. Sumber: SIARAN PERS Nomor: 298/HUM-BAZ/VIII/2025 Kamis, 28 Agustus 2025
BERITA29/08/2025 | Humas Baznas RI
Rakornas 2025: Saidah Sakwan Menegaskan Program BAZNAS Sesuai dengan RPJMN 2025-2029
Rakornas 2025: Saidah Sakwan Menegaskan Program BAZNAS Sesuai dengan RPJMN 2025-2029
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, menegaskan bahwa program BAZNAS sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2025-2029. Menurut Saidah, dana sosial syariah, termasuk zakat, sudah diarahkan ke tingkat kebijakan menengah. Saidah menyatakan perlunya menyelaraskan semua ekosistem binaan untuk mendukung keberhasilan program prioritas pemerintah. Dana keagamaan seperti zakat diarahkan untuk mendukung program pemerintah, menangani masalah sosial, dan bencana, serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi syariah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dalam acara Plenary Session "Capaian Kinerja 2020-2025 dan Isu Strategis Renstra Kedepan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan" di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (27/8/2025), Saidah menyoroti pentingnya membangun model pemberdayaan berkelanjutan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Saidah mencatat bahwa BAZNAS fokus pada pemulihan mustahik selama pandemi 2021-2022, dan sejak 2023 hingga 2024, program difokuskan pada pengentasan kemiskinan struktural, pengembangan ekonomi mustahik, dan dukungan kepada UMKM. Melalui pengalaman lima tahun terakhir, Saidah menekankan pentingnya pendayagunaan produktif sebagai kunci keberlanjutan mustahik. BAZNAS menargetkan proporsi ideal 50:50 antara pendistribusian konsumtif dan pendayagunaan produktif pada tahun 2026, sesuai dengan agenda Asta Cita Presiden serta RPJMN 2025-2029. Capaian kinerja BAZNAS menunjukkan peningkatan yang positif, dengan penyaluran zakat nasional mencapai Rp39,48 triliun pada 2024 dan ditargetkan mencapai Rp45,5 triliun pada 2025. Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap zakat sebagai instrumen keuangan sosial yang efektif. Saidah menegaskan pentingnya menyelaraskan gerakan zakat dengan prioritas pembangunan pemerintah, mengingat strategisnya peran zakat dalam pembangunan negara. Peran amil zakat diakui sebagai mitra pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan menjelang RPJMN 2025-2029.
BERITA29/08/2025 | BAZNAS RI
BAZNAS Jabar dan PT POS Berikan Service dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Kurir
BAZNAS Jabar dan PT POS Berikan Service dan Ganti Oli Gratis untuk 100 Kurir
Bandung, 22 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan apresiasinya kepada para muzaki dengan menyelenggarakan kegiatan “Thanks To Muzaki”. Dalam program ini, BAZNAS Jabar berkolaborasi dan PT Pos Indonesia menghadirkan layanan service dan ganti oli gratis bagi 100 orang kurir PT Pos Indonesia melalui bengkel binaan BAZNAS, Z-Auto. Kegiatan ini digelar di Gedung Kantor Pos Processing Center, Jl. Soekarno-Hatta No.558, Kota Bandung, sebagai bentuk kepedulian terhadap para kurir PT Pos Indonesia yang menjadi garda terdepan dalam mendistribusikan berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk layanan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Ir. Rachmat Ari Kusumanto turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada PT Pos Indonesia yang telah menjadi mitra strategis BAZNAS Jabar melalui penyediaan layanan ZIS di aplikasi Pospay. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras para kurir PT Pos yang tak kenal lelah dalam mengantarkan layanan hingga ke pelosok. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus berterima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya. Sinergi BAZNAS Jabar, PT Pos, dan Z Auto ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi kebaikan dapat memberikan manfaat langsung kepada mereka yang berjasa untuk masyarakat,” ujar Rachmat Sementara itu, pihak PT Pos Indonesia, Bapak Rusmayana juga memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BAZNAS Jabar. “Program ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS Jabar terhadap para kurir pos yang setiap hari bekerja keras melayani masyarakat di seluruh pelosok Jawa Barat. Dukungan ini bukan hanya meringankan beban para kurir, tetapi juga memberikan semangat baru bagi mereka untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Rusmayana selaku Asisten Manager Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Regional 3 Bandung “Kami meyakini, keberkahan zakat yang ditunaikan para muzaki melalui BAZNAS Jabar telah menghadirkan manfaat luas, termasuk bagi para garda terdepan layanan PT Pos,” lanjutnya. “PT Pos Indonesia siap terus berkolaborasi dengan BAZNAS Jabar dalam menghadirkan program-program kebaikan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para kurir, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara BAZNAS Jabar dan PT Pos Indonesia dalam mendorong kemudahan masyarakat untuk berzakat melalui aplikasi Pospay. Dengan langkah ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan kewajiban zakat, sekaligus mendukung berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS Jabar.
BERITA25/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
BAZNAS Tanggap Bencana Jabar Lakukan Asesmen Rumah Terdampak Gempa bumi di Bekasi
BAZNAS Tanggap Bencana Jabar Lakukan Asesmen Rumah Terdampak Gempa bumi di Bekasi
Bekasi, 21 Agustus 2025 — Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Barat bersama sejumlah pihak terkait melakukan asesmen rumah warga yang terdampak gempa bumi tektonik di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (21/8). Kegiatan ini melibatkan unsur dari BTB Jabar, Divisi Pendistribusian BAZNAS, BAZNAS Kabupaten Karawang, BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Karawang, BPBD Kabupaten Bekasi, serta pemerintahan setempat. Asesmen dilakukan untuk memperoleh data awal kondisi rumah warga sekaligus memetakan kebutuhan mendesak pascagempabumi. Proses asesmen berjalan lancar dengan dukungan cuaca cerah. Tim menggunakan 1 unit mobil rescue Triton sebagai sarana transportasi lapangan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Jabar menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana, bekerja sama dengan berbagai pihak demi memastikan penanganan yang tepat, cepat, dan bermanfaat.
BERITA22/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
BAZNAS Jabar Laksanakan Layanan Ambulans Bagi Mustahik
BAZNAS Jabar Laksanakan Layanan Ambulans Bagi Mustahik
Bandung, 22 Agustus 2025 — BAZNAS Jawa Barat melalui layanan ambulans memberikan pendampingan transportasi medis bagi salah satu mustahik dhuafa, Bapak Sudewo, yang mengalami gangguan pada pemasangan selang urine ke kandung kemih. Permohonan layanan diajukan oleh keluarga melalui Ibu Sri Redjeki, dengan tujuan pemeriksaan medis mendadak di RS Sartika Asih, Bandung. Tim ambulans menjemput pasien di kediaman Jl. Kembar II No. 53 Bandung pada pukul 10.00 WIB, dengan kondisi pasien berbaring dan didampingi oleh dua anggota keluarga. Melalui layanan ambulans gratis ini, BAZNAS Jabar berupaya memastikan mustahik dhuafa tetap mendapatkan akses kesehatan dengan aman dan bermartabat. Mari bersama-sama mendukung program kemanusiaan ini dengan donasi terbaik Anda. Setiap bantuan yang disalurkan akan menjadi jalan kebaikan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan.
BERITA22/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
Bantuan BAZNAS dengan Berat 80 Ton Dikirim ke Gaza dalam Rangka Peringatan HUT RI
Bantuan BAZNAS dengan Berat 80 Ton Dikirim ke Gaza dalam Rangka Peringatan HUT RI
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Indonesia telah berhasil mengirimkan bantuan kemanusiaan seberat 80 ton ke Palestina melalui mekanisme airdrop di wilayah Gaza pada hari Minggu (17/8/2025). Bantuan ini merupakan bagian dari total 800 ton logistik yang dikirim oleh masyarakat Indonesia sebagai upaya untuk membantu meringankan penderitaan masyarakat Gaza yang sedang mengalami krisis kemanusiaan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan tahap awal pengiriman bantuan ini. Tujuan dari bantuan ini adalah untuk meringankan beban yang dirasakan oleh masyarakat di Gaza, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan mendasar seperti bahan makanan. Dalam pernyataannya, Kiai Noor menjelaskan bahwa paket bantuan telah dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, termasuk penggunaan parasut, agar dapat sampai dengan selamat di wilayah penerima. Ia juga menekankan bahwa bantuan yang dikirim merupakan simbol persaudaraan tanpa batas, terutama dalam momen perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke-80. “Pengiriman bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS RI dan TNI, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Indonesia yang tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan, serta menegaskan semangat persaudaraan yang tidak mengenal batas,” katanya.
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Sembako dan Sedekah Gizi untuk Santri di Hari Anak Nasional
BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Sembako dan Sedekah Gizi untuk Santri di Hari Anak Nasional
Bandung, 6 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan untuk para santri dalam kegiatan bertajuk "Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri” pada Rabu, 6 Agustus 2025 di Pondok Pesantren Fatih Al-Ayubi, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Melalui kegiatan ini, disalurkan berbagai bentuk bantuan untuk para santri sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap generasi muda, khususnya anak-anak yang sedang menuntut ilmu di pesantren. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, 600 kilogram beras, alat tulis untuk kebutuhan belajar, serta bantuan sedekah gizi santri berupa tiga ekor kambing. Semua ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memompa semangat para santri untuk terus belajar dan berprestasi. Aksi kebaikan ini juga merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Provinsi Jawa Barat bersama mitra strategis, di antaranya Ghani Mandiri Indonesia (GMI) dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Ir Rachmat Ari Kusumanto, yang hadir langsung di lokasi, menegaskan bahwa momen ini lebih dari sekadar penyaluran bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk kasih sayang dan perhatian kepada anak-anak santri yang merupakan generasi penerus bangsa. "Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan nyata kepada para santri agar terus semangat dalam menuntut ilmu," ujarnya. Rachmat juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para mitra yang telah berkolaborasi untuk meningkatkan gizi santri “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ghani Mandiri Indonesia (GMI) dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Bantuan berupa paket sembako, 600 kilogram beras, perlengkapan alat tulis, dan sedekah gizi santri berupa tiga ekor kambing, bukan hanya meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga meningkatkan kualitas gizi dan semangat belajar para santri. Dukungan ini menjadi energi positif bagi mereka untuk terus menuntut ilmu dengan penuh optimisme dan keyakinan akan masa depan yang lebih baik." tutupnya Kegiatan ini disambut antusias oleh para santri dan pengurus pondok pesantren, serta menjadi momentum kebersamaan yang menginspirasi untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama, khususnya anak-anak di lingkungan pesantren.
BERITA11/08/2025 | HUMAS BAZNAS JABAR
BAZNAS Jabar Salurkan Beasiswa Pendidikan ke Tunisia untuk Santri Bina Insan Mulia Cirebon
BAZNAS Jabar Salurkan Beasiswa Pendidikan ke Tunisia untuk Santri Bina Insan Mulia Cirebon
Cirebon, 29 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui bantuan biaya pendidikan kepada 12 santri asal Bina Insan Mulia, Cirebon, yang akan melanjutkan studi ke Universitas Zaitunah, Tunisia. Setiap santri menerima bantuan sebesar enam juta rupiah sebagai biaya pendukung keberangkatan dan pendidikan dari BAZNAS Jabar. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga santri serta menjadi pendorong semangat untuk menimba ilmu di salah satu universitas tertua dan paling berpengaruh di dunia Islam. Selain bantuan dari BAZNAS Jabar, BAZNAS RI juga turut menyalurkan bantuan pendidikan kepada 8 santri lainnya dari pondok pesantren yang sama. Dengan demikian, total terdapat 20 santri Bina Insan Mulia yang menerima dukungan untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Zaitunah, Tunisia. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian para santri ini. “Ini adalah bukti nyata bahwa zakat mampu menjadi jembatan bagi anak-anak bangsa untuk meraih pendidikan tinggi, bahkan hingga ke luar negeri. Kami berharap para santri ini kelak kembali ke Indonesia menjadi ulama dan pemimpin yang membawa perubahan positif bagi umat,” ujar Anang Universitas Zaitunah di Tunisia merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di dunia yang telah mencetak ribuan ulama dan cendekiawan muslim dari berbagai negara. Kesempatan belajar di sana menjadi anugerah besar bagi para santri yang selama ini menimba ilmu di pesantren dengan penuh dedikasi. Melalui program zakat pendidikan, BAZNAS Jabar terus berupaya memfasilitasi lahirnya generasi Qurani yang unggul, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi peradaban. Masyarakat Jawa Barat pun diajak untuk terus mendukung program-program pendidikan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui kanal resmi BAZNAS Jabar.
BERITA09/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
Ciamis Raih Penghargaan Kabupaten Zakat dari BAZNAS
Ciamis Raih Penghargaan Kabupaten Zakat dari BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menganugerahkan BAZNAS Kabupaten Ciamis sebagai Kabupaten Zakat atas keberhasilannya membangun sistem pengelolaan zakat berbasis desa yang solid, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis Drs. H. Lili Miftah, MBA., di Ciamis Islamic Center, Jawa Barat, Selasa (1/7/2025). Turut hadir Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, MM., jajaran Pimpinan BAZNAS RI, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat Dr. H. Anang Jauharudin, M.M.Pd, beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI juga menyerahkan buku "Kota Zakat Ciamis untuk Indonesia: Hadirkan Solusi Atasi Kemiskinan Desa" yang dikeluarkan oleh Direktorat Kajian dan Pengambangan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI. Adapun kesimpulan dari hasil asesmen Indeks Kabupaten/Kota Zakat Ciamis 2025 menunjukkan bahwa pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis telah berada pada kategori Sangat Baik. Tidak hanya di Kabupaten Ciamis, Indeks Zakat Nasional (IZN) Provinsi Jawa Barat juga menunjukan hasil 0,84 (sangat baik) pada dimensi makro yang berarti secara kewilayahan, pengelolaan zakat di Provinsi Jawa Barat berada pada kategori sangat baik. Sementara dimensi mikro meraih nilai 0,92 yang artinya secara tata kelola dan dampak zakat terhadap pengentasan kemiskinan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat berada pada kategori sangat baik. Hal ini membuat skor akhir IZN BAZNAS Provinsi Jawa Barat sebesar 0,89 termasuk kategori Sustained/berkelanjutan dan merupakan salah satu provinsi dengan capaian tertinggi. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis menjadi contoh nyata bagaimana zakat dapat berperan strategis dalam pengentasan kemiskinan. “Buku Kota Zakat Ciamis untuk Indonesia: Hadirkan Solusi Atasi Kemiskinan Desa menjadi bukti nyata penguatan sistem zakat hingga level desa. Komitmen kuat, regulasi daerah yang konsisten, dan inisiatif seperti ‘kenclengisasi’ menunjukkan potensi besar partisipasi masyarakat,” ungkapnya. Kiai Noor menambahkan, penguatan kelembagaan zakat di tingkat desa dan keberhasilan menghimpun infak hingga miliaran rupiah adalah hasil kolaborasi dan kepercayaan publik. Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. KH. Lili Miftah, MBA., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut dan menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat. “Kami hanya menjalankan amanah. Keterlibatan masyarakat dan dukungan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memperkuat UPZ hingga pelosok desa. Keberhasilan menghimpun ZIS-DSKL adalah bukti nyata partisipasi aktif dan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS,” ujar Lili Lili juga berharap praktik pengelolaan zakat berbasis desa yang telah diterapkan dapat menginspirasi daerah lain. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.P.d juga mengharapkan hal yang sama agar Kota dan Kabupaten lain di Provinsi Jawa Barat bisa mereplikasi pendekatan zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis. “Apa yang telah dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis ini adalah inspirasi dan bisa dijadikan referensi bagi kota dan kabupaten di Jawa Barat lainnya untuk mereplikasi pendekatan pengelolaan zakat di Ciamis" ucapnya. BAZNAS Provinsi Jawa Barat pun siap untuk terus melakukan koordinasi dan mendampingi kota dan kabupaten di wilayah Jawa Barat untuk terus memperbaiki tata kelola zakat agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah
BERITA08/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Berbagi Kebahagiaan Lebaran Yatim di Pesantren Tahfidz Quran Al Muqarrabun, Pangalengan
BAZNAS Jabar Berbagi Kebahagiaan Lebaran Yatim di Pesantren Tahfidz Quran Al Muqarrabun, Pangalengan
Kabupaten Bandung, 8 Juli 2025 — Dalam rangka memperingati 10 Muharram yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan kepada 56 anak yatim yang merupakan santri di Pesantren Tahfidz Quran Al Muqarrabun, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Momentum bulan Muharram, khususnya pada tanggal 10, memiliki tempat istimewa dalam tradisi Islam. Umat Muslim diajak untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, salah satunya dengan menunjukkan kasih sayang dan kepedulian kepada anak yatim. Tradisi Lebaran Yatim menjadi momen penting untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan perhatian khusus kepada mereka yang kehilangan figur orang tua dalam hidupnya. Berbagai bentuk bantuan disalurkan BAZNAS Jabar dalam kunjungan ke Pesantren Tahfidz Quran Al Muqarrabun. 56 santri yang tinggal dan belajar di pesantren ini menerima 56 paket perlengkapan sekolah yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat mereka dalam menuntut ilmu. Tak hanya itu, perlengkapan tidur seperti kasur juga bagikan sebanyak 7 unit, agar para santri bisa beristirahat dengan lebih nyaman dan layak di tengah fasilitas yang terbatas. Guna mendukung kebutuhan pangan sehari-hari, BAZNAS Jabar juga memberikan 27 paket sembako yang bisa langsung dimanfaatkan oleh anak-anak dan pengurus pesantren. Sementara itu, sedekah daging sebanyak dua ekor domba disembelih dan dibagiakan kepada para santri yatim dan masyarakat sekitar lingkungan pesantren, sebagai bentuk kepedulian dan upaya berbagi kebahagiaan bersama di bulan mulia Muharram ini. Kondisi keterbatasan ekonomi di daerah seperti Pangalengan membuat anak-anak yatim di pesantren ini kerap menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan dasar, baik pendidikan maupun kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kehadiran BAZNAS Jabar menjadi harapan dan bukti nyata bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi kehidupan. "Anak-anak yatim adalah amanah kita bersama. Di bulan yang mulia ini, kami ingin menghadirkan senyum di wajah mereka dan mengingatkan masyarakat luas bahwa berbagi itu tidak harus menunggu kaya. Kita bisa mulai dari yang kecil, tapi dilakukan dengan cinta dan niat yang tulus," ujar Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Ir. Rachmat Ari Kusumanto Rachmat juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial dan kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan bersama-sama, kita bisa menjangkau lebih banyak anak-anak yatim dan dhuafa di berbagai pelosok Jawa Barat. “Donasi yang masyarakat berikan ke BAZNAS Jabar, akan terus digunakan untuk mendukung program-program sosial kemanusiaan. Karena dengan bersama-sama kita bisa menjangkau lebih banyak anak yatim dan dhuafa di berbagai pelosok di Jawa Barat”
BERITA08/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar Berikan Tempat Singgah, Tempat Tenang Bagi Novi
BAZNAS Jabar Berikan Tempat Singgah, Tempat Tenang Bagi Novi
Awal Juni 2025, langkah kaki Novi Purwasari, perempuan 28 tahun asal Desa Galagamba, Ciwaringin, Cirebon, tiba di Kota Bandung. Bukan untuk jalan-jalan, melainkan untuk menjalani perawatan atas penyakit kista yang ia derita. Dengan membawa surat kontrol dan BPJS Mandiri, Novi harus berobat ke RS Hasan Sadikin, rumah sakit rujukan yang jauh dari kampung halamannya. Jarak tempuh belasan kilometer, ditambah proses pengobatan yang tidak cukup sehari, menjadikan keberadaan tempat singgah bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Mengetahui hal itu, sang saudari, Usaeni, mengajukan permohonan agar Novi bisa tinggal sementara di Rumah Singgah Pasien BAZNAS Jabar. Alhamdulillah, pengajuan diterima. Novi bisa beristirahat dengan tenang, tak perlu memikirkan biaya penginapan. Di rumah singgah, ia ditemani satu orang pendamping, disambut dengan fasilitas dasar yang layak, nyaman, dan layaknya rumah sendiri. “Kami bersyukur ada tempat aman untuk istirahat, dekat dari rumah sakit, tanpa biaya, dan penuh kepedulian,” ungkap Usaeni. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan, telah menjadi atap harapan bagi Novi dan mereka yang sedang diuji kesehatan dan keadaan. Rumah Singgah Pasien BAZNAS Jabar bukan sekadar tempat menginap ia adalah bentuk nyata dari donasi yang Anda titipkan: memberi ruang istirahat, tempat memulihkan tenaga, dan rasa tenang bagi pasien dari luar kota yang sedang berjuang.
BERITA03/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
Ambulance BAZNAS Jabar Antar Harapan Naomi ke Rumah Sakit
Ambulance BAZNAS Jabar Antar Harapan Naomi ke Rumah Sakit
Pagi Rabu, 2 Juli 2025, suasana di Komplek GBA 2, Balong, Kabupaten Bandung, tampak tenang. Di salah satu rumah, seorang ayah, Pak Agi, tengah bersiap mengantar putrinya yang harus kembali menjalani pemeriksaan ke rumah sakit. Putrinya, Naomi Basalia, mengalami patah tulang kaki dan sedang menjalani masa pemulihan. Karena kondisinya masih harus berbaring, perjalanan dari rumah ke RS Halmahera tidak memungkinkan dilakukan dengan kendaraan biasa. Dengan penuh kepedulian, Pak Agi menghubungi tim Ambulans BAZNAS Jabar. Ia hanya ingin memastikan anaknya sampai dengan aman dan nyaman. Tepat pukul 08.30 WIB, tim ambulans tiba di rumah untuk melakukan penjemputan. "Alhamdulillah, sekarang Naomi bisa dibawa kontrol dengan tenang," ujar Pak Agi singkat, namun penuh lega. Naomi pun dibantu oleh tim ambulans, didampingi dua anggota keluarga lainnya. Selama perjalanan, ia dirawat dengan penuh perhatian, tanpa biaya, dan tanpa kerumitan administratif. Layanan ambulans BAZNAS Jabar bukan sekadar pengantaran medis. Ini adalah bagian dari amanah zakat yang Anda titipkan: mengantarkan harapan, menjembatani kebutuhan, dan meringankan langkah mereka yang sedang berjuang. Terima kasih para muzakki. Zakat Anda telah menjadi kendaraan harapan yang nyata bagi Naomi dan ribuan mustahik lainnya di Jawa Barat.
BERITA02/07/2025 | Humas BAZNAS Jabar
Sedekah Daging BAZNAS Jabar: Amanah Donatur Tersalurkan ke Wilayah Rentan Gizi
Sedekah Daging BAZNAS Jabar: Amanah Donatur Tersalurkan ke Wilayah Rentan Gizi
Bandung, 10 Juni 2025 — BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menyalurkan amanah kebaikan dari para donatur melalui program Sedekah Daging, menjangkau masyarakat prasejahtera di wilayah Bandung Raya dan Kabupaten Sumedang. Sebanyak 364 paket Sedekah Daging dibagikan secara langsung kepada warga yang membutuhkan, dengan fokus utama kepada kelompok rentan seperti lansia, ibu rumah tangga dengan keterbatasan ekonomi, dan anak-anak dalam keluarga prasejahtera. Distribusi Tepat Sasaran: Menyapa yang Terpinggirkan Distribusi dilakukan di lebih dari 70 titik yang tersebar di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang. Wilayah-wilayah tersebut dipilih berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan dan data lapangan yang menunjukkan keterbatasan akses terhadap daging dan gizi layak. Beberapa desa prioritas seperti Sindanggalih (Kabupaten Sumedang), Sangkanhurip (Kabupaten Bandung), Cimenyan (Kabupaten Bandung), serta Mandalasari dan Cipatat (Kabupaten Bandung Barat) menjadi sasaran utama karena jarangnya bantuan protein hewani menjangkau wilayah tersebut. Sementara di Kota Bandung, wilayah seperti Sukagalih, Sukabungah, Situsaeur, dan Mengger dipilih karena tingkat padat penduduk dan banyaknya keluarga dengan penghasilan rendah. Kepercayaan yang Dijaga, Amanah yang Dijalankan Seluruh proses penyaluran dilakukan secara transparan dan terverifikasi. Setiap penerima manfaat telah melalui proses pendataan oleh relawan dan tim lapangan BAZNAS Jabar, bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan aparatur wilayah. Distribusi dilakukan langsung ke rumah-rumah warga maupun secara kolektif di titik distribusi yang ditentukan. Penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan haru atas perhatian yang mereka terima. Seorang ibu rumah tangga di wilayah Cimanggung menyampaikan: "Sudah lama kami tidak makan daging. Hari ini, bukan hanya makanan, tapi juga semangat yang kami rasakan. Terima kasih kepada para donatur dan BAZNAS Jabar." Dampak Nyata, Bukan Sekadar Bantuan Sementara Program Sedekah Daging bukan hanya tentang berbagi pangan, tetapi tentang memperkuat solidaritas sosial dan memenuhi kebutuhan dasar yang sering terlupakan. Di tengah keterbatasan ekonomi dan tantangan akses pangan, daging menjadi barang mewah bagi sebagian keluarga. Kehadiran program ini menjadi simbol kehadiran dan kepedulian umat. BAZNAS Jabar terus berkomitmen menjaga kepercayaan para donatur dan menyalurkan setiap titipan kebaikan secara amanah, transparan, dan berdampak. Semoga ikhtiar ini menjadi jembatan keberkahan bagi yang memberi dan yang menerima.
BERITA16/06/2025 | Humas BAZNAS Jabar
BAZNAS Jabar dan Yayasan SAPA Bantu 40 Mustahik menjadi Pengusaha
BAZNAS Jabar dan Yayasan SAPA Bantu 40 Mustahik menjadi Pengusaha
Bandung, 12 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat terus memperkuat peranannya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memberikan bantuan modal usaha serta melaksanakan kegiatan pembinaan kepada 40 penerima manfaat melalui program “Mustahik to Pengusaha”. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Jabar dan Yayasan SAPA, JARI (Jaringan Relawan Independent), Forum Pengada Layanan (FPL) Wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta, serta Digital Mama. Program “Mustahik to Pengusaha” dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi para mustahik, dengan pendekatan pelatihan, pendampingan, dan pemberian bantuan modal usaha. Sebagai bagian dari program yayasan SAPA yang menargetkan pemberdayaan 1.500 UMKM di 20 kabupaten/kota di Jawa Barat, hingga Mei 2025 BAZNAS Jabar dan Yayasan SAPA sudah menjangkau 733 orang yang tersebar di 10 wilayah. Ibu Sri Mulyani, Ketua dari Yayasan SAPA, menyampaikan bahwa mayoritas peserta program merupakan perempuan dari kelompok rentan. “Program ini menyasar sekitar 70 persen perempuan, termasuk di dalamnya perempuan penyandang disabilitas, orang tua tunggal, pekerja migran, hingga korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tujuannya adalah agar mereka dapat mandiri secara ekonomi dan mampu mengembangkan usahanya sendiri,” ujar Sri Mulyani. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Jabar atas kerja sama ini, dan berharap agar program tersebut dapat direplikasi serta diperluas cakupannya ke lebih banyak wilayah di Jawa Barat. Senada dengan hal tersebut, Ketua BAZNAS Kota Bandung, Ahmad Roziqin, menyatakan bahwa pihaknya juga memiliki program khusus pemberdayaan bagi perempuan “BAZNAS Kota Bandung berkomitmen untuk terus membantu kaum perempuan mustahik Kota Bandung agar dapat berdiri secara mandiri. BAZNAS Kota Bandung juga memiliki Program PEKA (Penguatan Ekonomi Keluarga dan Anak)” ucap Ahmad Roziqin Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Achmad Faisal, menekankan pentingnya peran zakat dalam membebaskan masyarakat dari jerat kemiskinan dan ketergantungan ekonomi. “BAZNAS Jabar hadir sebagai pengelola dana zakat yang wajib membantu mereka yang membutuhkan. Program 'Mustahik to Pengusaha' ini sangat penting agar para bapak dan ibu yang hadir di sini bisa keluar dari kondisi ekonomi saat ini. Dengan dukungan modal usaha dan pendampingan yang berkelanjutan dari BAZNAS Jabar, kami berharap bisnis para mustahik bisa berkembang dengan lancar,” ungkap Achmad Faisal. Ia juga menambahkan pesan moral kepada para peserta, “Tolong amanah dari para muzaki ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bagikan pengalaman berharga ini agar bisa menjadi inspirasi bagi mustahik lainnya yang mungkin saat ini ibu bapak yang mendapatkan bantuan namun siapa tau beberapa bulan kemudian ibu bapak yang membantu orang lain” Dalam kesempatan tersebut, Komisioner Komnas Perempuan Jawa Barat, Daden Sukendar, M.Pd turut memberikan materi berupa paparan dan diskusi mengenai optimalisasi dana zakat untuk penanganan dan pemberdayaan perempuan korban kekerasan. Ia menekankan bahwa zakat tidak hanya memiliki fungsi karitatif, tetapi juga strategis dalam memutus siklus kekerasan berbasis gender, dengan mendukung pemulihan dan penguatan ekonomi para penyintas agar dapat hidup mandiri, bermartabat, dan berdaya di tengah masyarakat. BAZNAS Provinsi Jawa Barat menyadari Perempuan memiliki peran penting dalam menopang ekonomi keluarga, terutama para perempuan yang juga berperan sebagai kepala keluarga. oleh karena itu mereka harus mendapatkan dukungan yang maksimal, baik dari sisi pelatihan maupun permodalan Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya lebih optimal, meningkatkan pendapatan keluarga, serta turut menggerakkan roda perekonomian lokal. Program ini juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam sektor UMKM dan mendorong terciptanya ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan di Jawa Barat.
BERITA13/06/2025 | Humas BAZNAS Jabar
Dekatkan Layanan Zakat ke Rakyat, BAZNAS Jabar Hadirkan Servis Motor Gratis hingga Charity Store di Karawang
Dekatkan Layanan Zakat ke Rakyat, BAZNAS Jabar Hadirkan Servis Motor Gratis hingga Charity Store di Karawang
Karawang, 13 Juni 2025 — BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan layanan publik berbasis kemanusiaan kepada masyarakat melalui partisipasinya dalam acara Abdi Nagri Nganjang ka Warga edisi Kabupaten Karawang. Kegiatan yang menjadi bagian dari program rutin Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini disambut antusias oleh warga Karawang. Dalam acara yang digelar di Lapangan Sepak Bola Persiko, BAZNAS Jabar membuka berbagai layanan publik secara gratis yang menyasar langsung kebutuhan warga. Tercatat, sebanyak 50 penerima manfaat telah mendapatkan layanan pemberian oli gratis, sebuah layanan yang menyasar para pekerja informal seperti pengemudi ojek, pedagang keliling, dan buruh harian. Layanan service gratis motor ini dikerjakan oleh binaan BAZNAS yang tergabung dalam program Z-Auto. Sementara itu, 63 penerima manfaat lainnya mendapat layanan cukur rambut gratis Selain itu, BAZNAS Jabar juga menghadirkan Charity Store, tempat masyarakat bisa menyalurkan barang-barang layak pakai yang masih bernilai guna. Barang-barang tersebut akan dijual kembali, dan hasil penjualannya akan digunakan untuk program-program kemanusiaan. Ini menjadi salah satu cara inovatif dalam memperluas partisipasi publik dalam berinfak. Tak hanya itu, BAZNAS Jabar turut memfasilitasi promosi produk-produk binaan mustahik sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi. Pengunjung acara dapat melihat dan membeli berbagai produk unggulan hasil usaha para penerima manfaat zakat, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, hingga produk fashion rumahan. "Kehadiran BAZNAS di Karawang bukan hanya sekadar layanan, tapi bagian dari misi besar untuk membumikan zakat sebagai solusi nyata dalam mengangkat derajat masyarakat," ujar Ketua BAZNAS Jabar, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd. Melalui acara ini, BAZNAS Jabar tidak hanya menghadirkan layanan langsung, tapi juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan kebaikan. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat berdonasi melalui BAZNAS Jabar ataupun menyumbangkan barang layak pakai ke BAZNAS Charity Store
BERITA13/06/2025 | Humas BAZNAS Jabar
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Barat.

Lihat Daftar Rekening →